Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Pernyataan Lengkap Kapolda Kalteng: 9 Tersangka Penyalahgunaan BBM sampai SPBU Tak Pernah Kehabisan Stok

rifqi • Jumat, 8 Mei 2026 | 20:10 WIB
Kapolda Kalimantan Tengah, Irjen Pol Iwan Kurniawan soal kondisi BBM.Arief Prathama/Kalteng Pos
Kapolda Kalimantan Tengah, Irjen Pol Iwan Kurniawan soal kondisi BBM.Arief Prathama/Kalteng Pos

PALANGKA RAYA – Kapolda Kalimantan Tengah, Irjen Pol Iwan Kurniawan, menegaskan pihak kepolisian terus melakukan langkah penegakan hukum untuk mengantisipasi praktik penimbunan bahan bakar minyak (BBM) di tengah antrean panjang yang terjadi di sejumlah SPBU, khususnya di Kota Palangka Raya.

Menurut Kapolda, kepolisian sejak awal telah mengantisipasi potensi penyalahgunaan situasi setelah adanya kenaikan harga BBM, termasuk kemungkinan dimanfaatkan oknum tertentu untuk mencari keuntungan pribadi.

“Ketika ada kenaikan harga minyak, kami mengantisipasi jangan sampai situasi ini dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk mencari keuntungan dengan cara menimbun,” ujar Iwan Kurniawan saat jumpers di Istana Isen Mulang, Jumat (8/5/2026).

Ia menjelaskan, langkah awal yang dilakukan kepolisian adalah memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak melakukan penimbunan BBM.

Namun dalam perkembangannya, aparat menemukan sejumlah dugaan pelanggaran hukum dan langsung melakukan tindakan tegas.

“Sampai saat ini kami sudah mengamankan kurang lebih sembilan tersangka dengan enam laporan polisi,” ungkapnya.

Enam Kasus Ditangani, Polda Pastikan Proses Hukum Berjalan

Kapolda merinci, dari enam laporan polisi yang ditangani, dua kasus diproses di Polda Kalimantan Tengah, tiga kasus di wilayah Kotawaringin Barat, dan satu kasus lainnya di Kotawaringin Timur.

Seluruh kasus tersebut kini masih dalam tahap penyidikan.

“Saya pastikan semuanya dalam proses penyidikan,” tegasnya.

Meski antrean kendaraan masih terlihat di sejumlah SPBU, Kapolda meminta masyarakat tidak panik karena stok BBM dipastikan dalam kondisi aman.

Ia menyebut hasil pemantauan di lapangan menunjukkan tidak pernah terjadi kekosongan BBM di SPBU hingga jam operasional berakhir.

“Kalau masyarakat membeli BBM dalam jumlah biasa, mungkin tidak akan terjadi kekurangan. Hasil penyelidikan di lapangan, memang ada kekhawatiran masyarakat tidak mendapatkan BBM,” katanya.

Menurutnya, kondisi tersebut memicu masyarakat membeli BBM secara berlebihan sehingga menyebabkan antrean panjang.

“Fakta di lapangan, sampai jam terakhir operasional tidak pernah ada kehabisan stok di SPBU,” tandas Kapolda.(*)

 

Editor : Agus Pramono
#spbu antre #bbm langka #palangka raya #Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan #Penyalahgunaan BBM