PALANGKA RAYA - Sebagai langkah jangka panjang menekan maraknya balap liar, Ditlantas Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) mendorong pengaktifan kembali Sirkuit Sabaru di Kota Palangka Raya.
Direktur Lalu Lintas Polda Kalteng, Kombes Pol Yusep Dwi Prastiya, menegaskan bahwa pendekatan penindakan semata tidak cukup. Diperlukan solusi yang memberi ruang legal dan aman bagi generasi muda untuk menyalurkan minat di bidang otomotif.
Baca Juga: Balap Liar Kian Meresahkan, Berikut Langkah Antisipasi dari Ditlantas Polda Kalteng
“Kami sudah berkolaborasi dengan pemerintah kota untuk menghidupkan kembali Sirkuit Sabaru. Kalau adik-adik ingin balapan, silakan di tempat yang sudah difasilitasi, dengan aturan dan standar keselamatan yang jelas,” ujarnya, Jumat (15/5/2026).
Menurut Yusep, keberadaan sirkuit resmi bukan hanya sebagai arena balap, tetapi juga sebagai instrumen pembinaan. Di lintasan yang terkontrol, setiap peserta wajib memenuhi standar keselamatan, mulai dari penggunaan helm, perlengkapan pelindung diri, hingga kelayakan teknis kendaraan seperti sistem pengereman dan spesifikasi mesin.
“Kami ingin memberikan ruang yang aman dan sesuai prosedur keselamatan. Kalau ingin balapan, silakan di tempat yang difasilitasi. Pakai helm, kendaraan harus lengkap dan memenuhi standar keselamatan,” tegasnya.
Baca Juga: Patroli Balapan Liar di Palangka Raya, Polisi Temukan Alat Isap Sabu hingga Sajam dalam Jok Motor
Ia menilai, selama ini banyak pelaku balap liar melakukan modifikasi ekstrem yang justru membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lain. Dengan adanya sirkuit, pengawasan dapat dilakukan secara profesional dan risiko kecelakaan fatal dapat ditekan.
Lebih jauh, kepolisian membuka peluang penyelenggaraan ajang otomotif secara berkala untuk menarik minat anak muda agar beralih dari jalan raya ke lintasan resmi. Kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi sarana hobi, tetapi juga melahirkan bibit pembalap berprestasi yang mampu membawa nama daerah.
“Kita ingin hobi ini diarahkan, bukan dilarang. Kalau dikelola dengan baik, justru bisa menjadi potensi prestasi dan kebanggaan daerah,” tegasnya.
Ditlantas Polda Kalteng berharap dukungan penuh dari pemerintah daerah, komunitas otomotif, dan media massa agar pengaktifan kembali Sirkuit Sabaru dapat segera terealisasi dan menjadi solusi permanen dalam menekan balap liar di Kalteng.(*)
Editor : Ayu Oktaviana