Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Kapolda dan Pakar Soroti Keselamatan Jalan di Kalteng, Smart City hingga Lima Pilar Jadi Solusi

Novia • Sabtu, 16 Mei 2026 | 13:30 WIB
Ilustrasi jalan rusak di Kalteng
Ilustrasi jalan rusak di Kalteng

 

PALANGKA RAYA – Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan menegaskan persoalan kecelakaan lalu lintas harus ditempatkan sebagai isu strategis daerah, setara dengan upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

Hal itu disampaikannya saat membuka Rapat Kerja Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Tingkat Provinsi Tahun 2026 di Graha Bhayangkara Mapolda Kalteng, Rabu (13/5/2026).

Menurut Kapolda, angka kecelakaan di wilayah Kalteng masih tergolong tinggi meski tingkat fatalitas korban mengalami penurunan.

“Ribuan kasus terjadi dalam setahun dan menimbulkan korban luka maupun meninggal dunia. Ini bukan kondisi yang bisa dianggap wajar,” ujarnya.

Ia menekankan keselamatan berlalu lintas bukan hanya tanggung jawab kepolisian, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh pihak mulai dari pemerintah daerah, dunia usaha, hingga masyarakat.

Baca Juga: Tekan Balap Liar, Ditlantas Polda Kalteng Dorong Reaktivasi Sirkuit Sabaru

“Zero accident dan zero fatality bukan sekadar jargon. Itu harus diwujudkan melalui kebijakan, pengawasan, edukasi, dan tindakan nyata,” tegasnya.

Kapolda juga mendorong penguatan koordinasi melalui Forum LLAJ sebagai wadah integrasi kebijakan berbasis data dan kondisi riil di lapangan.

Selain itu, ia menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi dalam sistem pengelolaan lalu lintas, termasuk pengembangan konsep Smart City yang terintegrasi dengan pemantauan keselamatan jalan.

“Pelayanan publik di bidang lalu lintas harus semakin cepat, transparan, dan akuntabel,” katanya.

Baca Juga: Kronologi Kecelakaan yang Menewaskan Mahasiswi Asal Sepang Simin di Yos Sudarso Palangka Raya

Sementara itu, Kepala Pusat Studi Kepolisian Indonesia Prof. Chrysnanda Dwilaksana menilai langkah yang dilakukan Pemprov dan Polda Kalteng bisa menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia.

“Hari ini kita menyaksikan forum yang mempertemukan seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama peduli terhadap keselamatan dan kemanusiaan,” ujarnya.

Menurutnya, lalu lintas bukan sekadar urusan kendaraan di jalan, tetapi juga cerminan budaya dan tingkat modernitas suatu daerah.

Baca Juga: Kronologi Kecelakaan Tewaskan Bapak yang Gendong Anak Berfoto Dengan Gubernur Agustiar Sabran di Car Free Night

Ia mengapresiasi dukungan Gubernur Kalteng dan komitmen Kapolda dalam membangun sistem keselamatan berbasis Smart City melalui pendekatan Road Safety Policing.

Prof. Chrysnanda menegaskan pentingnya penerapan lima pilar keselamatan jalan, yakni road safety management, safer road, safer vehicle, safer people, dan post crash response.

“Sinergitas lima pilar ini menunjukkan bahwa kita benar-benar peduli pada manusia dan kemanusiaan,” tuturnya.

Ia juga menekankan pentingnya literasi keselamatan lalu lintas agar masyarakat memiliki kesadaran dan tanggung jawab terhadap keselamatan dirinya maupun pengguna jalan lainnya.

Baca Juga: Pengguna Jalan Wajib Tertib! Polantas di Kalteng Kini Punya ETLE Mobile, Kejar Pelanggaran secara Otomatis

Dengan penguatan lima pilar keselamatan, integrasi data, dan pemanfaatan teknologi, Forum LLAJ Kalteng diharapkan mampu menjadi pijakan menuju sistem transportasi yang aman, tertib, dan berkeselamatan di Bumi Tambun Bungai.(*)

Editor : Ayu Oktaviana
#Forum LLAJ Kalteng #llaj #keselamatan berlalu lintas #smart city #kecelakaan