PALANGKA RAYA – Menindaklanjuti kerjasama di tingkat pusat, Pengurus Wilayah (PW) Muhammadiyah menjalin Kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan Palangka Raya, Jumat (22/5/2026). Kerjasama ini untuk memberikan perlindungan bagi tenaga kerja di lingkungan Muhammadiyah dan amal usaha Muhammadiyah (AUM).
Penandantanganan kerjasama dilakukan oleh Ketua PW Muhammadiyah Prof Dr H Ahmad Syar’i dengan Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Palangka Raya, Satriyo Adi Sasongko bertempat di Aula PWM Kalteng.
Hadir dalam penandatangan itu, pengurus PWM Kalteng, pengurus AUM, dan lembaga-lembaga di bawah naungan Muhammadiyah Kalteng.
“Kerjasama ini tindak lanjut dari Kerjasama antara PP Muhammadiyah dengan BPJS Ketenagakerjaan di Pusat,” ujar Prof H Ahmad Syar’i dalam sambutan singkatnya.
Setelah penandatanganan ini akan ditindaklanjuti dengan menyampaikan ke pengurus daerah Muhammadiyah (PDM) di 13 kabupaten.
Dia mendorong untuk melakukan hal serupa untuk memberikan perlindungan kepada tenaga kerja di lingkungan AUM Muhammadiyah.
“Kami harapkan dengan pemahaman itu, perlindungan ketenagakerjaan bisa bisa direspon dengan baik oleh pengurus daerah. Kami dorong mereka untuk terlibat,” ujar Prof Ahmad Syar’i .
Seperti diketahui, Muhammadiyah memiliki AUM di bidang pendidikan, mulai dari TK, SD, SMP, SMA sampai perguruan tinggi. Ada juga di bidang kesehatan mulai dari klinik sampai rumah sakit, yang memiliki banyak tenaga kerja. Kemudian ada masjid, ada panti asuhan dan lembaga-lembaga seperti lazis dan lainnya.
Sementara itu Kepala BPJS Ketangakerjaan Palangka Raya, Satriyo Adi Sasongko menyambut baik kerjasama ini. Menurutnya PWM Kalteng termasuk pengurus wilayah yang cepat dalam menindaklanjuti kerjasama di tingkat pusat.
Selesai penandatanganan kerjasama dilanjutkan dengan sosialisasi oleh tentang program BPJS Ketenagaakerjaan. Ada lima program. Meliputi Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), dua Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP), Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP). (sma)
Editor : Ayu Oktaviana