Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

HUT ke-69 Kalimantan Tengah, Pembangunan Tetap Melaju di Tengah Tekanan Anggaran

Novia • Minggu, 24 Mei 2026 | 16:00 WIB

 

Gubernur Agustiar Sabran buka suara soal antrean BBM. Arief Prathama/Kalteng Pos
Gubernur Agustiar Sabran buka suara soal antrean BBM. Arief Prathama/Kalteng Pos

PALANGKA RAYA – Di tengah tantangan efisiensi anggaran dan tekanan ekonomi global, Pemprov Kalteng di bawah kepemimpinan Gubernur H. Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur H. Edy Pratowo menegaskan arah pembangunan yang tetap berpihak kepada rakyat.

Memasuki usia ke-69 pada 23 Mei 2026, pembangunan infrastruktur, penguatan ketahanan pangan, transformasi pendidikan digital hingga program sosial Kartu Huma Betang Sejahtera menjadi wajah baru pembangunan Bumi Tambun Bungai.

Di tengah keterbatasan fiskal akibat penyesuaian anggaran, duet Agustiar–Edy memilih fokus pada program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Pemerintah provinsi terus memperkuat konektivitas wilayah melalui pembangunan jalan dan infrastruktur strategis, memperluas bantuan sosial, mendorong transformasi pendidikan berbasis digital hingga memperkuat ketahanan pangan sebagai fondasi ekonomi daerah.

Gubernur Agustiar Sabran menegaskan, efisiensi anggaran bukan alasan untuk menghentikan pembangunan.

Menurutnya, kondisi tersebut justru menjadi momentum untuk memastikan setiap rupiah anggaran benar-benar digunakan secara tepat sasaran dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

“Di masa efisiensi ini, setiap rupiah anggaran harus tepat sasaran, tepat guna, dan memberi dampak nyata bagi masyarakat. Kita tidak hanya membangun jalan dan jembatan, tetapi membuka akses ekonomi, pendidikan, dan pelayanan dasar yang lebih baik,” tegas Agustiar, Selasa (19/5/2026).

Pembangunan infrastruktur menjadi salah satu fokus utama pemerintahan Agustiar–Edy. Sejumlah ruas jalan strategis terus ditingkatkan untuk membuka keterhubungan antarwilayah, memperlancar distribusi barang dan jasa, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat hingga daerah pedalaman.

Beberapa ruas prioritas yang terus dikerjakan di antaranya Jalan Bukit Liti–Bawan–Kuala Kurun, akses Palangka Raya–Kuala Kurun, jalan lingkar luar selatan Sampit, ruas Simpang Pundu–Tumbang Samba, peningkatan jalan di wilayah Kotawaringin Timur, Seruyan, Lamandau, Katingan, Kapuas, Barito Selatan, Barito Timur hingga kawasan Kuala Pembuang–Segintung.

Pemerintah provinsi juga melakukan normalisasi saluran di kawasan Pangkalan Bun–Kotawaringin Lama guna memperkuat infrastruktur pendukung dan mengurangi risiko banjir.

Saat ini, kondisi jalan provinsi di Kalteng tercatat mantap mencapai 87,33 persen dari total panjang sekitar 1.275,60 kilometer. Capaian tersebut menjadi indikator meningkatnya konektivitas wilayah dan pemerataan pembangunan antar daerah.

“Efisiensi bukan alasan untuk berhenti membangun, tetapi momentum untuk bekerja lebih cermat, lebih disiplin, dan lebih bertanggung jawab. Dengan semangat kebersamaan dan filosofi Huma Betang, kita pastikan pembangunan dirasakan adil dan merata di seluruh Bumi Tambun Bungai,” ujarnya.(*)

Editor : Agus Pramono
#agustiar sabran #hut kalteng #Pembangunan Kalteng