Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Wali Kota Fairid Naparin Sambangi Rumah Duka Korban Kecelakaan Akibat Lubang di Jalan Lele

Kamila • Senin, 15 Juni 2026 | 18:45 WIB
Fairid Naparin melayat ke rumah duka kecelakaan Jalan Lele.(Kamila/Kalteng Pos)
Fairid Naparin melayat ke rumah duka kecelakaan Jalan Lele.(Kamila/Kalteng Pos)

PALANGKA RAYA-Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin bersama sejumlah organisasi perangkat daerah sambangi rumah duka korban kecelakaan di Jalan Lele untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus menyerahkan tali asih kepada keluarga.

Fairid mengatakan, kehadirannya di rumah duka merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap warga yang sedang tertimpa musibah. 

Selain menyampaikan dukacita, dirinya juga ingin memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan.

“Selain mengecek lapangan, saya langsung berkunjung ke rumah duka untuk mengucapkan belasungkawa. Mudah-mudahan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan almarhumah husnul khatimah,” ujarnya Senin (15/6/2026).

Baca Juga: Lubang di Jalan Lele Telan Korban Pelajar, Anggota DPRD Jati Asmoro Desak Wali Kota Palangka Raya Tetapkan Skala Prioritas Perbaikan

Dalam kesempatan tersebut, Fairid menyerahkan bantuan tali asih kepada keluarga korban. 

Meski tidak dapat menghapus duka yang dirasakan, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban keluarga sekaligus menjadi bukti kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah.

Ia juga sempat berdialog dengan keluarga korban untuk mendengar secara langsung kronologi kejadian. Namun demikian, Fairid menegaskan bahwa proses penyelidikan tetap menjadi kewenangan aparat kepolisian.

“Kami juga sempat ngobrol terkait kronologi dan hal-hal lainnya. Namun laporan dan prosesnya sudah ada di kepolisian. Yang paling penting saya sampaikan kepada keluarga adalah agar bersabar dan tabah menghadapi musibah ini,” katanya.

Menanggapi kondisi Jalan Lele yang menjadi perhatian publik, Fairid menjelaskan bahwa ruas jalan tersebut sebelumnya diperbaiki berdasarkan aspirasi warga karena mengalami kerusakan. 

Namun perbaikan jalan belum terselesaikan secara utuh mengingat keterbatasan anggaran dan intensitas perbaikan jalan di titik lain yang juga dalam tahap pengerjaan.

Karena itu, pemerintah akan memperkuat sistem pelaporan masyarakat agar penanganan terhadap kerusakan infrastruktur yang berpotensi membahayakan dapat dilakukan lebih cepat.

“Sedang kami rencanakan nanti dinas terkait akan menyiapkan kanal atau wadah pengaduan yang lebih mudah bagi masyarakat. Jadi kalau ada kondisi yang sifatnya urgent, misalnya ada lubang jalan yang membahayakan atau lampu penerangan yang mati, warga bisa langsung melaporkan dan segera ditindaklanjuti,” tegasnya.

Fairid berharap kejadian tersebut menjadi evaluasi bersama untuk meningkatkan pengawasan terhadap kondisi infrastruktur jalan.

Ia juga mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan apabila menemukan fasilitas umum yang berpotensi membahayakan keselamatan, sehingga dapat segera ditangani oleh pemerintah sebelum menimbulkan korban.

untuk diketahui, kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Lele, Sabtu (13/6/2026) hingga merenggut nyawa seorang pengendara sepeda motor menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Palangka Raya. 

Baca Juga: Lubang di Jalan Lele Telan Korban Pelajar, Anggota DPRD Jati Asmoro Desak Wali Kota Palangka Raya Tetapkan Skala Prioritas Perbaikan

Ruas jalan yang masih dalam tahap pengerjaan tersebut diketahui memiliki sejumlah titik berlubang dan menjadi sorotan masyarakat setelah insiden tragis tersebut.

Menanggapi kondisi Jalan Lele yang menjadi perhatian publik, Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin menjelaskan bahwa ruas jalan tersebut sebelumnya diperbaiki berdasarkan aspirasi warga karena mengalami kerusakan.

Namun perbaikan jalan belum terselesaikan secara utuh mengingat keterbatasan anggaran dan intensitas perbaikan jalan di titik lain yang juga dalam tahap pengerjaan.

“Sedang kami rencanakan nanti dinas terkait akan menyiapkan kanal atau wadah pengaduan yang lebih mudah bagi masyarakat. Jadi kalau ada kondisi yang sifatnya urgent, misalnya ada lubang jalan yang membahayakan atau lampu penerangan yang mati, warga bisa langsung melaporkan dan segera ditindaklanjuti,” tegasnya.(*)

Editor : Agus Pramono
#jalan lele rusak #kecelakaan jalan lele #Wali Kota Fairid Naparin