PALANGKA RAYA – Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Kalimantan Tengah (Kalteng) kembali menorehkan prestasi dalam bidang pengelolaan keuangan dengan meraih enam penghargaan atas capaian Nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) Sempurna Periode Triwulan I Tahun 2026, Selasa (23/06/2026).
Penghargaan tersebut diberikan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Tengah melalui Keputusan Nomor KEP-103/WPB.18/2026.
Penghargaan yang diterima terdiri atas satu penghargaan pada kategori Pagu Sedang Bobot Besar, dua penghargaan pada kategori Pagu Kecil Bobot Besar, serta tiga penghargaan pada kategori Pagu Kecil Bobot Kecil.
Capaian tersebut mencerminkan kualitas pelaksanaan anggaran yang optimal sekaligus menunjukkan komitmen jajaran Kanwil Kementerian Hukum Kalimantan Tengah dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang efektif, efisien, dan akuntabel.
Keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi dan konsistensi seluruh satuan kerja dalam melaksanakan perencanaan, pelaksanaan, serta pelaporan anggaran secara tepat dan sesuai ketentuan.
Nilai IKPA yang sempurna menjadi indikator bahwa pelaksanaan anggaran telah berjalan dengan baik dan mendukung pencapaian kinerja organisasi secara keseluruhan.
Kepala Kanwil Kemenkum Kalteng, Hajrianor, mengapresiasi kinerja seluruh jajaran yang telah berkontribusi dalam menjaga kualitas pelaksanaan anggaran.
“Penghargaan ini merupakan buah dari kerja keras, kedisiplinan, dan komitmen seluruh jajaran dalam mewujudkan pengelolaan keuangan yang akuntabel dan berkualitas. Prestasi ini hendaknya menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja dan mempertahankan budaya kerja yang berorientasi pada hasil,” ujarnya.
Pencapaian tersebut semakin memperkuat komitmen Kanwil Kementerian Hukum Kalimantan Tengah untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan negara yang transparan dan akuntabel sebagai bagian dari upaya mendukung penyelenggaraan tugas dan fungsi Kementerian Hukum serta memberikan pelayanan hukum yang semakin baik kepada masyarakat.(*)
Editor : Agus Pramono