PALANGKA RAYA-Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Kalimantan Tengah, Syahfiri, menyatakan siap menjalankan amanah baru usai dilantik dalam rotasi pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Ia menegaskan akan segera melakukan penyesuaian agar proses perencanaan pembangunan daerah tetap berjalan optimal dan selaras dengan visi pembangunan Gubernur Kalimantan Tengah.
Menurut Syahfiri, jabatan yang diembannya saat ini memiliki tantangan baru dibandingkan tugas sebelumnya sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD). Meski demikian, ia menilai terdapat kesinambungan antara perencanaan pembangunan dan pengelolaan keuangan daerah.
“Yang pertama tentu melakukan penyesuaian. Selama ini saya mengurusi keuangan. Pada perencanaan daerah sebenarnya ada kesinambungan dengan keuangan, tetapi tetap ada hal-hal baru yang harus dipelajari, terutama bidang riset dan inovasi,” ujarnya, Kamis (25/6/2026).
Ia mengungkapkan, sebelum dilantik sebagai Kepala Bapperida definitif, dirinya telah menjalankan tugas sebagai Pelaksana Tugas (Plt) selama hampir tiga bulan. Pengalaman tersebut menjadi bekal awal untuk memahami pola kerja dan tantangan yang dihadapi dalam menyusun perencanaan pembangunan daerah.
“Mudah-mudahan ke depan perencanaan pembangunan kita semakin baik dengan tujuan utama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah,” katanya.
Syahfiri menegaskan, Bapperida memiliki peran strategis dalam menyusun arah pembangunan daerah. Karena itu, ia mengajak seluruh jajaran Bapperida memperkuat kekompakan dan budaya kerja yang solid agar setiap program pembangunan dapat terlaksana secara efektif.
“Keberhasilan sebuah organisasi tidak bisa dicapai sendiri. Itu merupakan hasil kerja tim. Karena itu saya mengajak seluruh jajaran Bapperida untuk bekerja sama sebagai satu tim yang solid,” tegasnya.
Selain membangun kerja sama, ia juga menekankan pentingnya disiplin sebagai modal utama dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan pelaksanaan program pembangunan.
Menurutnya, seluruh program yang disusun Bapperida akan tetap mengacu pada arahan Gubernur Kalimantan Tengah serta visi dan misi kepala daerah yang telah dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
“Apa yang menjadi arahan Bapak Gubernur dan sudah tertuang dalam RPJMD akan kami laksanakan secara konsisten. Dengan begitu tujuan pembangunan daerah dapat tercapai dan tetap selaras dengan program-program strategis nasional,” ujarnya.
Ia berharap melalui kolaborasi yang kuat, disiplin kerja, serta perencanaan yang terarah, Bapperida mampu menghasilkan kebijakan pembangunan yang lebih efektif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kalimantan Tengah. (*)
Editor : Ayu Oktaviana