PALANGKA RAYA – Komunitas Jurnalis of Crime (JOC) bersama Komunitas Jurnalis Pecinta Kopi (KJPK) kembali menggelar Lomba Domino Jurnalis Session 7.
Kegiatan yang dikemas sebagai ajang silaturahmi sekaligus rekreasi bagi insan pers itu akan berlangsung di Kopigin Cafe, Jalan Salampak Umar, samping SMP Negeri 6 Palangka Raya, Sabtu (18/7/2026).
Lomba domino yang rutin digelar tersebut tidak hanya menjadi wadah adu strategi, tetapi juga bertujuan mempererat kebersamaan di kalangan jurnalis, aktivis, mahasiswa, dan masyarakat yang ikut berpartisipasi.
Pemilik Kopigin Cafe, Fajrin, menyambut baik kolaborasi tersebut dengan menyediakan lokasi kegiatan sekaligus menyiapkan berbagai hadiah hiburan bagi peserta.
"Untuk mendukung rekan-rekan jurnalis dalam bekerja mencari berita dan informasi, kadang juga perlu rehat. Izinkan kami membantu dan mendukung kegiatan lomba domino jurnalis di tempat kami serta menyiapkan hadiah-hadiah sederhana," ujarnya, Jumat (17/7/2026).
Panitia pelaksana, Giben, mengapresiasi dukungan Kopigin Cafe yang dinilai menjadi bentuk sinergi positif antara pelaku usaha dan insan pers.
"Terima kasih atas dukungan dan bantuannya. Semoga kami bisa terus bermitra dan berkolaborasi dalam mendukung aktivitas kawan-kawan jurnalis, baik melalui kegiatan olahraga maupun aktivitas pekerjaan," katanya.
Menurut Giben, lomba domino kali ini merupakan penyelenggaraan ketujuh yang diikuti jurnalis dari berbagai media, aktivis, hingga mahasiswa.
Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai ruang berdiskusi dan mempererat hubungan antarsesama.
"Setiap hari wartawan disibukkan dengan aktivitas peliputan. Terkadang muncul rasa lelah, jenuh, bahkan stres. Melalui lomba domino ini kami ingin menghadirkan ruang berkumpul, berdiskusi, sekaligus rekreasi agar semangat bekerja kembali tumbuh," ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut rutin dilaksanakan setiap satu hingga dua bulan sekali dengan menggandeng berbagai kafe di Kota Palangka Raya.
Selain mempererat solidaritas insan pers, kolaborasi tersebut juga diharapkan mampu mendukung pertumbuhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya sektor usaha kafe, sehingga ikut menggerakkan roda perekonomian lokal secara bertahap.(*)
Editor : Agus Pramono