PALANGKA RAYA-Nasib apes dialami seorang pemuda di Kota Palangka Raya. Handphone (HP) miliknya terjatuh ke dalam saluran drainase beton di seberang SMKN 3 Palangka Raya, Jalan RA Kartini, Minggu (19/7/2026).
Beruntung, Tim BPK Kamboja yang menerima laporan warga segera datang ke lokasi dan berhasil mengevakuasi ponsel tersebut.
Ketua Tim BPK Kamboja, Sucipto, menjelaskan, peristiwa bermula saat HP tersebut disimpan di dalam tas jinjing. Namun, tas yang belum sempat ditutup tersenggol oleh anak pemiliknya hingga terjatuh tepat di atas penutup kontrol drainase beton.
Baca Juga: Ngidam Tak Biasa, Ibu Hamil Minta Diajak Keliling Sampit Pakai Mobil Damkar
"Karena tas belum sempat ditutup, saat jatuh handphone ikut meluncur keluar dari dalam tas dan masuk melalui celah renggang pada tutup kontrol drainase beton yang memiliki ketebalan sekitar 20 sentimeter," ujarnya.
Sucipto mengatakan, pemilik HP tidak mungkin dapat membuka sendiri tutup drainase yang berbobot berat tersebut. Beruntung kondisi saluran drainase saat itu sedang kering sehingga ponsel tidak terendam air.
Kesulitan mengambil HP membuat pemilik akhirnya meminta bantuan BPK Kamboja. Meski saat itu anggota BPK Kamboja tengah memperbaiki salah satu mesin pompa pemadam kebakaran di pos, mereka tetap mengutamakan laporan warga dan segera menuju lokasi.
"Begitu tiba di lokasi, kami langsung menerima penjelasan dari pelapor mengenai posisi HP yang terjatuh. Tim kemudian bekerja bersama-sama untuk membuka akses dan mengambil ponsel dari dalam saluran drainase," jelasnya.
Baca Juga: Kucing Agresif Terjebak di Celah Plafon Ruko, Tim BPK Kamboja Turun Tangan
Setelah proses evakuasi selama kurang lebih 45 menit, HP akhirnya berhasil diangkat dari dalam drainase dalam kondisi masih menyala, bersih, dan tidak mengalami kerusakan karena tidak sempat terendam air.
Ponsel tersebut kemudian diserahkan kembali kepada pemiliknya. Raut wajah bahagia pun tampak dari pemilik HP yang mengaku bersyukur barang berharganya berhasil diselamatkan berkat bantuan cepat Tim BPK Kamboja.
Sucipto menambahkan, pihaknya selalu berupaya merespons setiap laporan masyarakat secepat mungkin sebagai bentuk pelayanan kepada warga, tidak hanya dalam penanganan kebakaran, tetapi juga berbagai kondisi darurat lainnya.(*)
Editor : Agus Pramono