KALTENGPOS.JAWAPOS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di sebagian besar wilayah Kalimantan Tengah pada Minggu (26/7/2026) didominasi kondisi cerah berawan.
Meski demikian, hujan ringan masih berpotensi mengguyur sejumlah daerah pada malam hingga dini hari.
Berdasarkan prakiraan BMKG yang dipublikasikanSabtu (25/7/2026) pukul 07.06 WIB, suhu udara diKalimantan Tengah berkisar 23–33 derajat Celsiusdengan kelembapan relatif tinggi, yakni 51–100 persen.
Berikut rincian prakiraan cuaca di masing-masing wilayah:
1. Palangka Raya
Ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah diperkirakan cerah berawan sejak pagi hingga dini hari. Suhuudara berada di kisaran 24–33 derajat Celsius, dengan kelembapan 52–97 persen dan kecepatan angin sekitar 9 km/jam.
2. Sampit
Cuaca di Sampit diprakirakan cerah berawan sepanjang hari. Suhu udara berkisar 24–33 derajat Celsius, kelembapan 53–95 persen, sedangkan angin bertiup hingga 17 km/jam.
3. Pangkalan Bun
Wilayah Pangkalan Bun diperkirakan menikmati cuaca cerah berawan dari pagi hingga dini hari. Suhu berkisar 24–32 derajat Celsius, kelembapan 54–93 persen, dan angin berkecepatan 13 km/jam.
4. Nanga Bulik
Kondisi cerah berawan juga diprediksi berlangsungsepanjang hari di Nanga Bulik. Suhu udara mencapai 23–33 derajat Celsius, kelembapan 54–94 persen, dengan kecepatan angin sekitar 13 km/jam.
5. Sukamara
BMKG memperkirakan Sukamara tetap cerah berawan sepanjang hari. Suhu udara berkisar 24–32 derajat Celsius, kelembapan 56–91 persen, sementara angin bertiup hingga 18 km/jam.
6. Kuala Pembuang
Di Kuala Pembuang, cuaca diprediksi cerah berawan sepanjang hari. Suhu udara berada padakisaran 27–32 derajat Celsius dengan kelembapan 62–80 persen. Wilayah ini diperkirakan mengalami kecepatan angin tertinggi di Kalimantan Tengah, yakni mencapai 22 km/jam.
7. Kuala Kapuas
Wilayah Kuala Kapuas diperkirakan tetap cerah berawan sejak pagi hingga dini hari. Suhu udara berkisar 24–33 derajat Celsius, kelembapan 54–95 persen, dan angin sekitar 11 km/jam.
8. Pulang Pisau
Kondisi cerah berawan diprediksi mendominasi cuaca di Pulang Pisau. Suhu udara berada di kisaran 24–32 derajat Celsius, kelembapan 53–96 persen, dengan angin berkecepatan 12 km/jam.
9. Kuala Kurun
Di Kuala Kurun, cuaca diperkirakan cerah berawansepanjang hari. Suhu udara berkisar 23–32 derajat Celsius, kelembapan 63–99 persen, dan angin sekitar 8 km/jam.
10. Kasongan
Berbeda dengan wilayah lainnya, Kasonganberpotensi diguyur hujan ringan pada dini harisetelah sepanjang pagi, siang, dan malamdiprakirakan cerah berawan. Suhu udara berada di kisaran 23–33 derajat Celsius, kelembapan 52–97 persen, dengan angin 9 km/jam.
11. Muara Teweh
BMKG memprakirakan Muara Teweh akan mengalami hujan ringan pada malam hari, sementara pagi, siang, dan dini hari diperkirakancerah berawan. Suhu udara berkisar 23–33 derajat Celsius, kelembapan 62–99 persen, dan angin sekitar 5 km/jam.
Baca Juga: Kapolda Kalteng Police Line Lahan Karhutla di Tumbang Nusa, 8 Pemilik Lahan Jadi Tersangka
12. Buntok
Wilayah Buntok diprediksi cerah berawan pada pagi dan siang, kemudian hujan ringan berpotensi turun pada malam hari sebelum kembali cerah berawansaat dini hari. Suhu udara berada di rentang 23–33 derajat Celsius, kelembapan 56–99 persen, dengan angin 8 km/jam.
13. Tamiang Layang
Pola cuaca serupa diprakirakan terjadi di Tamiang Layang, yakni cerah berawan pada pagi dan siang, hujan ringan saat malam, lalu kembali cerah berawan menjelang dini hari. Suhu udara berkisar23–33 derajat Celsius, kelembapan 51–99 persen, dan angin 11 km/jam.
14. Puruk Cahu
Sementara itu, Puruk Cahu diperkirakan mengalami hujan ringan pada malam hari, sedangkan pagi, siang, dan dini hari tetap cerah berawan. Suhu udara berkisar 23–32 derajat Celsius, kelembapan mencapai 65–100 persen, dengan kecepatan anginsekitar 5 km/jam.
Secara umum, BMKG mengimbau masyarakat tetap mewaspadai perubahan cuaca, terutama di wilayah yang berpotensi mengalami hujan ringan pada malam hingga dini hari.
Sementara itu, bagi daerah yang masih didominasi cuaca cerah berawan, masyarakat juga diharapkan tetap waspada terhadap dampak musim kemarau, termasuk meningkatnya suhu udara dan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). (*)
Editor : Agus Pramono