PALANGKA RAYA – Pemerintah Kota Palangka Raya resmi membuka Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadits (MTQH) ke-45 Tingkat Kota Palangka Raya Tahun 2026 di Aula Hapakat Jaya, lingkungan Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Jumat malam (31/7/2026).
Pembukaan ditandai dengan penyerahan Piala Bergilir oleh Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin kepada Ketua Panitia, Jayani, sekaligus pelantikan dan pengukuhan Dewan Hakim MTQH.
Fairid menyampaikan, pelaksanaan MTQH tahun ini dapat berlangsung sukses dan lancar serta menjadi motivasi bagi seluruh pengurus dan jajaran Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Palangka Raya untuk terus meningkatkan pembinaan di bidang keagamaan.
“Yang pertama harapannya pelaksanaan berjalan sukses dan lancar. Mudah-mudahan ini menjadi semangat tersendiri, khususnya bagi pengurus dan jajaran LPTQ Kota Palangka Raya,” ujarnya.
Fairid menegaskan, penyelenggaraan MTQH bukan sekadar ajang perlombaan membaca Al-Quran dan memahami hadis, melainkan menjadi sarana membentuk karakter generasi muda yang memiliki akhlakul karimah, mencintai Al-Quran, serta mampu mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, pembinaan generasi muda melalui kegiatan keagamaan harus terus diperkuat agar mereka memiliki bekal moral yang baik di tengah berbagai tantangan perkembangan zaman.
Selain meningkatkan kemampuan membaca Al-Quran dan memahami hadis, MTQH juga menjadi wadah mempererat silaturahmi antarpeserta dari seluruh kecamatan di Kota Palangka Raya.
“Yang paling penting dari kegiatan ini adalah membentuk generasi-generasi muda penerus bangsa yang berakhlak, gemar mengaji, mempelajari Al-Qur’an dan hadis, serta mempererat silaturahmi. Itu yang paling penting,” tegasnya.
Ia juga berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti seluruh rangkaian perlombaan dengan penuh semangat serta menjadikan MTQH sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas diri, baik dalam penguasaan ilmu agama maupun pembentukan karakter.
“Terima kasih. Ikuti dengan semangat. Jadikan ini sebagai momentum. Kita ingin membina generasi muda di Kota Palangka Raya agar tetap berada pada koridornya dengan memperbanyak kegiatan-kegiatan positif, termasuk kegiatan-kegiatan keagamaan lainnya agar mereka semakin termotivasi,” pungkas Fairid.(*)
Editor : Agus Pramono