PT SLK Tuntaskan Pemeliharaan PLTU Kalteng-1 Tepat Waktu, Kembali Suplai Listrik ke PLN

Rohansyah • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 19:54 WIB
Proses pemeliharaan pada unit pembangkit PT SKS Listrik Kalimantan (SLK).
Proses pemeliharaan pada unit pembangkit PT SKS Listrik Kalimantan (SLK).

 

PALANGKA RAYA-PT SKS Listrik Kalimantan (SLK) berhasil menyelesaikan pemeliharaan tidak terencana pada unit pembangkit PLTU Kalteng-1 sesuai target yang ditetapkan PT PLN (Persero). Keberhasilan tersebut ditandai dengan kembali tersinkronnya unit pembangkit ke jaringan listrik PLN pada Rabu (5/8/2026) pukul 13.10 WIB.

Public Affairs Head PT SKS Listrik Kalimantan, Maulana Muhammad, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh tim selama proses perbaikan, serta dukungan dari berbagai pihak sehingga pemeliharaan dapat diselesaikan tepat waktu.

"Alhamdulillah berkat doa dari semua pihak, PT SKS Listrik Kalimantan berhasil sinkron ke jaringan PLN pada hari Rabu, 5 Agustus 2026 pukul 13.10 WIB," ujarnya di Palangka Raya.

Baca Juga: Pastikan Informasi dari PLN, Ombudsman Kalteng Cek PLTU Tumbang Kajuei di Gunung Mas

Maulana menjelaskan, pemeliharaan tidak terencana dimulai sejak 22 Juli 2026 setelah ditemukan kerusakan pada salah satu pipa boiler. Selama proses tersebut, tim teknis PT SLK melakukan serangkaian pekerjaan perbaikan dan pengujian untuk memastikan unit pembangkit dapat kembali beroperasi secara aman, andal, dan sesuai standar operasional.

Menurut dia, seluruh tahapan pemeliharaan berhasil diselesaikan sesuai target yang diberikan PLN sehingga PLTU Kalteng-1 dapat kembali memasok energi listrik ke sistem interkoneksi Kalimantan.

"Pemeliharaan tidak terencana yang dimulai pada tanggal 22 Juli 2026 karena kerusakan pada salah satu pipa boiler selesai sesuai target yang diberikan oleh PLN," katanya.

Kembalinya PLTU Kalteng-1 ke jaringan PLN menjadi wujud komitmen PT SLK dalam menjaga keandalan pasokan listrik bagi masyarakat. Beroperasinya kembali unit pembangkit tersebut diharapkan mampu memperkuat sistem kelistrikan interkoneksi Kalimantan, khususnya di wilayah Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan.

Baca Juga: PLN: Pemadaman Listrik di Kalteng Berkurang Jadi 3 Jam, Normalisasi Penuh Ditargetkan 25 Agustus

Selain mendukung keandalan pasokan listrik, keberhasilan penyelesaian pemeliharaan tepat waktu juga mencerminkan kesiapan PT SLK dalam menjaga kontinuitas operasional pembangkit.

Dengan demikian, kebutuhan energi listrik masyarakat maupun sektor usaha dapat terus terpenuhi secara optimal.

PT SKS Listrik Kalimantan berharap PLTU Kalteng-1 dapat terus beroperasi secara maksimal sehingga mampu memberikan kontribusi terhadap stabilitas pasokan listrik di Kalimantan, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi dan aktivitas masyarakat yang bergantung pada ketersediaan energi listrik yang andal. (*)

Editor : Agus Pramono
pt sks listrik kalimantan pt slk suplai listrik pln pltu kalteng pln