KALTENGPOS.JAWAPOS.COM – Cuaca di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah diprakirakan didominasi kondisi berawan pada Minggu (9/8/2026).
Meski demikian, suhu udara masih cukup tinggi dengan temperatur maksimum mencapai 35 derajat Celsius, terutama di wilayah Puruk Cahu dan Nanga Bulik.
Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG yang diterbitkan Sabtu (8/8/2026) ,kondisi cuaca di 14 wilayah yang tercantum dalam data didominasi cerah berawan hingga berawan dari pagi hingga malam. Tidak terlihat potensi hujan dalam simbol prakiraan pada wilayah-wilayah tersebut.
Suhu udara terendah diprakirakan berada pada kisaran 23–27 derajat Celsius, sedangkan suhu tertinggi mencapai 35 derajat Celsius. Puruk Cahu dan Nanga Bulik menjadi wilayah dengan suhu maksimum paling tinggi, yakni 35 derajat Celsius.
Di Puruk Cahu, suhu diprakirakan berada pada kisaran 24–35 derajat Celsius dengan kecepatan angin sekitar 7 kilometer per jam dan kelembapan 58–93 persen. Sementara Nanga Bulik juga diprakirakan mencapai 35 derajat Celsius, dengan suhu minimum 23 derajat Celsius, angin 11 kilometer per jam dan kelembapan 41–90 persen.
Kondisi serupa terjadi di sejumlah wilayah lainnya. Tamiang Layang diprakirakan memiliki suhu 23–34 derajat Celsius, Sukamara 24–33 derajat Celsius, Sampit 25–33 derajat Celsius, Pulang Pisau 24–34 derajat Celsius, Pangkalan Bun 23–34 derajat Celsius dan Palangka Raya 24–34 derajat Celsius.
Sementara itu, dari wilayah lainnya, Muara Teweh diprakirakan berada pada kisaran 25–34 derajat Celsius, Kuala Pembuang 27–31 derajat Celsius, Kuala Kurun 23–31 derajat Celsius, Kuala Kapuas 24–34 derajat Celsius, Kasongan 24–34 derajat Celsius dan Buntok 24–34 derajat Celsius.
Baca Juga: BNPB Gencarkan Modifikasi Cuaca untuk Meredam Karhutla di Kalteng
Untuk kecepatan angin, Kuala Pembuang menjadi wilayah dengan angka tertinggi dalam data prakiraan, yakni sekitar 23 kilometer per jam. Angin di Sukamara mencapai 16 kilometer per jam, Sampit 16 kilometer per jam, sedangkan Pangkalan Bun sekitar 15 kilometer per jam.
Dari sisi kelembapan, sejumlah wilayah memiliki kelembapan maksimum cukup tinggi. Pulang Pisau dan Muara Teweh mencapai 98 persen. Sampit diprakirakan memiliki kelembapan 46–95 persen, sedangkan Kuala Kurun 57–95 persen.
Prakiraan BMKG secara umum juga menunjukkan kondisi Kalimantan Tengah berada dalam situasi cerah berawan hingga berawan dengan suhu sekitar 23–34 derajat Celsius.
BMKG turut mengingatkan adanya potensi penurunan kualitas udara akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk.
Kondisi tersebut menjadi perhatian di tengah berlangsungnya musim kemarau. BMKG Kalimantan Tengah memprakirakan puncak musim kemarau 2026 di sebagian wilayah terjadi pada Agustus hingga September, sehingga masyarakat diminta tetap mewaspadai kemudahan terjadinya karhutla.
Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan pada Minggu tetap disarankan memperhatikan kondisi cuaca dan kualitas udara setempat, terutama di wilayah yang terdampak asap karhutla.(*)
Editor : Agus Pramono