PALANGKA RAYA – Minggu pagi di kawasan Car Free Day (CFD) Kota Palangka Raya tak hanya menjadi waktu untuk berolahraga.
Masyarakat juga bisa memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berbicara tentang kesehatan mental melalui layanan psikologi gratis yang dihadirkan Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Kalimantan Tengah.
Layanan yang digelar setiap Minggu ini menjadi salah satu cara Bagian Psikologi (Bag Psi) Biro SDM Polda Kalteng mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.
Warga yang datang bisa berkonsultasi langsung dengan petugas psikologi mengenai berbagai persoalan yang dihadapi, mulai dari masalah pribadi, keluarga, pengasuhan anak, manajemen stres hingga pengembangan potensi diri.
Tak hanya konsultasi, tersedia pula skrining psikologis dan edukasi mengenai kesehatan mental. Bagi keluarga yang membawa anak, terdapat pojok baca dan pojok bermain yang membuat suasana pelayanan terasa lebih santai.
Antusiasme warga pun terlihat selama kegiatan berlangsung. Sejumlah masyarakat memanfaatkan layanan tersebut untuk mendapatkan informasi sekaligus memahami kondisi psikologis diri dan orang-orang terdekat.
Karo SDM Polda Kalteng Kombes Pol Adewira Negara Siregar, S.I.K., M.Si., melalui Kepala Bagian Psikologi Biro SDM Polda Kalteng Kompol Jarot Budi P., mengatakan kehadiran layanan psikologi di CFD merupakan bagian dari upaya Polri memberikan pelayanan yang semakin dekat dengan masyarakat.
“Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berupaya mendukung terwujudnya masyarakat yang sehat secara mental. Melalui pelayanan psikologi ini, kami ingin memberikan ruang bagi masyarakat untuk berkonsultasi, memperoleh edukasi, serta meningkatkan pemahaman bahwa kesehatan mental merupakan investasi penting bagi kualitas hidup dan keharmonisan keluarga,” ujar Kompol Jarot.
Ia mengatakan, masih ada masyarakat yang merasa ragu untuk datang ke psikolog karena menganggap konsultasi hanya diperlukan ketika seseorang mengalami gangguan kejiwaan.
Padahal, menurutnya, konsultasi psikologi juga dapat menjadi langkah awal untuk memahami diri, mengelola tekanan dan mencegah persoalan berkembang menjadi lebih berat.
“Kami ingin mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi psikologis diri sendiri maupun orang-orang di sekitarnya. Ketika kesehatan mental terjaga, produktivitas meningkat, hubungan sosial menjadi lebih harmonis, dan kemampuan menghadapi berbagai tantangan kehidupan pun semakin baik,” katanya.
Karena itu, masyarakat diimbau tidak perlu menunggu persoalan menjadi berat untuk mencari bantuan atau sekadar berkonsultasi.
Melalui layanan yang hadir di ruang publik seperti CFD, Biro SDM Polda Kalteng ingin menghapus kesan bahwa berbicara mengenai kesehatan mental merupakan sesuatu yang harus ditutupi.
Kehadiran petugas psikologi di tengah aktivitas masyarakat juga menjadi bagian dari komitmen Polri menghadirkan pelayanan yang lebih humanis dan mudah diakses.
Ke depan, layanan psikologi tersebut akan terus dikembangkan agar semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya
Bagi masyarakat Palangka Raya yang ingin mendapatkan informasi maupun berkonsultasi mengenai persoalan psikologis, CFD setiap Minggu kini bukan hanya menjadi tempat berolahraga, tetapi juga ruang untuk berhenti sejenak, berbicara, dan lebih peduli terhadap kesehatan diri.
Polri hadir bukan hanya ketika masyarakat membutuhkan rasa aman, tetapi juga ketika masyarakat membutuhkan ruang untuk didengar.(*)
Editor : Agus Pramono