Masuk Lima Besar Kompolnas Award 2026, Polda Kalteng Jalani Visitasi dan Verifikasi Lapangan

Agus Pramono • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:01 WIB
Komisioner Kompolnas Dr. Yusuf Warsyim saat akan menjalani visitasi dan penilaian lapangan Kompolnas Award 2026.(Humas)
Komisioner Kompolnas Dr. Yusuf Warsyim saat akan menjalani visitasi dan penilaian lapangan Kompolnas Award 2026.(Humas)

 

PALANGKA RAYA-Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) berhasil masuk lima besar nominator Kompolnas Award 2026 dari 34 Polda se-Indonesia.

Capaian tersebut menjadi perhatian dalam visitasi dan penilaian lapangan Kompolnas Award 2026 yang digelar di Aula Graha Bhayangkara Polda Kalteng, Senin (10/8/2026).

Visitasi dilakukan untuk memverifikasi langsung berbagai capaian dan program yang menjadi bahan penilaian Polda Kalteng dalam ajang penghargaan tersebut.

Kegiatan dibuka Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan dan dihadiri Komisioner Kompolnas Dr. Yusuf Warsyim, Gubernur Kalteng, Pangdam XII/Tanjungpura, Kabinda Kalteng, Danrem 102/Panju Panjung, pejabat utama Polda Kalteng, serta sejumlah tokoh masyarakat.

Komisioner Kompolnas Dr. Yusuf Warsyim mengatakan, penilaian Kompolnas Award 2026 tidak hanya melihat kinerja kepolisian dari sisi keamanan dan penegakan hukum.

Penilaian juga diarahkan pada kontribusi kepolisian terhadap pembangunan berkelanjutan melalui lima aspek utama, yakni **manusia, kesejahteraan, bumi, kemitraan, dan kedamaian.

Baca Juga: Kompolnas Sebut Para Pelaku Penyerangan Polisi di Katingan Masih Ada Ikatan Keluarga, Sering Bikin Onar di Kampung

“Alhamdulillah Polda Kalteng masuk lima besar nominator Kompolnas Award 2026 dari 34 Polda se-Indonesia,” ujar Yusuf.


Lima Aspek Jadi Fokus Penilaian

Yusuf menjelaskan, aspek manusia mencakup upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia internal Polri serta berbagai inovasi pelayanan publik yang dikembangkan di luar program Mabes Polri.

Kemudian aspek kesejahteraan menilai peran kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) guna mendukung aktivitas perekonomian. Termasuk di dalamnya upaya pemberantasan premanisme yang dapat mengganggu iklim usaha dan kehidupan masyarakat.

Selanjutnya, aspek bumi menjadi salah satu perhatian penting bagi Polda Kalteng. Penilaian mencakup komitmen kepolisian dalam mencegah dan menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menjadi salah satu kerawanan di Kalimantan Tengah.

Baca Juga: Polri Hadir Lebih Dekat, Layanan Psikologi Gratis Biro SDM Polda Kalteng Ramaikan CFD Palangka Raya

Sementara aspek kemitraan menilai sinergi Polda Kalteng dengan Pemerintah Provinsi Kalteng, TNI, Kejaksaan, serta berbagai instansi dan elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas daerah.

Adapun aspek terakhir adalah kedamaian. Penilaian mencakup upaya mencegah konflik, menekan potensi intoleransi, serta menciptakan lingkungan yang aman, harmonis, dan toleran.

“Terakhir ialah aspek kedamaian, yakni upaya mencegah konflik, menekan intoleransi, dan menciptakan lingkungan yang aman dan toleran,” jelas Yusuf.

Kapolda Minta Data Disampaikan Apa Adanya

Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan menyambut positif masuknya Polda Kalteng sebagai salah satu dari lima besar nominator.

Menurutnya, nominasi tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus evaluasi terhadap berbagai upaya yang telah dilakukan jajaran Polda Kalteng dalam menjaga kamtibmas, menegakkan hukum, serta menghadirkan inovasi pelayanan kepada masyarakat.

“Mendapat nominasi saja kami sudah bersyukur. Saya minta seluruh jajaran sampaikan data apa adanya sesuai kondisi di lapangan,” tegas Iwan.

Ia menilai visitasi Kompolnas bukan sekadar momentum untuk mengejar penghargaan. Lebih dari itu, proses tersebut menjadi kesempatan bagi Polda Kalteng untuk melihat kembali berbagai capaian sekaligus kekurangan yang masih perlu dibenahi.

Kapolda juga menegaskan bahwa pendekatan pemolisian di Kalteng tidak dapat dilepaskan dari nilai-nilai lokal yang terkandung dalam falsafah Huma Betang.

Nilai kebersamaan, toleransi, dan hidup harmonis tersebut diwujudkan melalui berbagai program, salah satunya Forum Kebangsaan Huma Betang yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.

“Ini momentum bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan agar Kalteng semakin aman, damai, dan kondusif,” pungkasnya.

Masuknya Polda Kalteng dalam lima besar Kompolnas Award 2026 menjadi catatan penting bagi jajaran kepolisian daerah. Terlebih, penilaian tidak hanya berorientasi pada capaian internal kepolisian, tetapi juga sejauh mana kehadiran Polri memberi dampak terhadap keamanan, kesejahteraan, lingkungan, kemitraan, dan kedamaian masyarakat.(*)

Editor : Agus Pramono
kompolnas award 2026 visitasi kompolnas award polda kalteng