PALANGKA RAYA-Berdasarkan data rilis pemerintah pusat per 9 Juli 2026, Kalimantan Tengah mendapat estimasi alokasi kuota sebanyak 1.547 jemaah. Namun, angka tersebut belum menjadi jumlah final jemaah yang dipastikan berangkat.
Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo berharap Asrama Haji dan fasilitas pondokan yang disiapkan pemerintah dapat mulai beroperasi pada 2027.
Keberadaan fasilitas tersebut dinilai akan memudahkan jemaah berkumpul dan menjalani berbagai tahapan persiapan sebelum keberangkatan.
“Kita berharap juga asrama haji, pondokan yang rencananya disediakan oleh pemerintah negara kita, mudah-mudahan di tahun 2027 nanti sudah bisa dilaksanakan secara operasional,”katanya dalam kegiatan Jalan Sehat Mabrur dan Berkah di halaman Gedung Shafa Asrama Haji, Sabtu (15/8/2026).
Dengan estimasi kuota yang sudah dirilis dan proses verifikasi yang terus berjalan, persiapan haji Kalteng 2027 kini mulai memasuki tahap awal.
Kesehatan, administrasi, pembinaan, hingga kesiapan fasilitas menjadi pekerjaan yang dikebut jauh sebelum jemaah bertolak ke Tanah Suci.
Kemenhaj Ingatkan Jangan Pilih Travel Ilegal
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Kalteng H. Hasan Basri mengingatkan masyarakat agar berhati-hati memilih biro perjalanan untuk melaksanakan ibadah haji maupun umrah.
Ia menegaskan, masyarakat sebaiknya memastikan penyelenggara yang dipilih memiliki izin operasional resmi. Hal tersebut penting untuk mencegah masyarakat menjadi korban penyelenggara perjalanan ilegal.
“Kami tidak mau ada travel-travel yang ilegal. Walaupun masih banyak yang berkeliaran, yang diundang dalam kegiatan ini adalah penyelenggara yang memiliki izin operasional,” tegasnya.
(*)