PALANGKA RAYA — Pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang profesional dan akuntabel menjadi bagian penting dalam mendukung kinerja organisasi dan kualitas pelayanan publik. Untuk memperkuat hal tersebut, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Tengah melantik dan mengambil sumpah dua pejabat fungsional, Senin (24/8/2026).
Dua pejabat yang dilantik yakni Sandi Veronica Bulo sebagai Analis Pengelolaan Keuangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara Ahli Pertama dan Siti Renjani sebagai Pranata Anggaran Pendapatan Belanja Negara Ahli Terampil.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Tengah, Hajrianor, menegaskan bahwa kedua jabatan tersebut memiliki peran penting dalam memastikan pengelolaan keuangan negara berjalan secara profesional, teliti, transparan, dan akuntabel.
Sebagai Analis APBN, pejabat fungsional dituntut mampu menghasilkan analisis yang berkualitas dan objektif sebagai bahan pengambilan keputusan maupun peningkatan kualitas pengelolaan APBN. Sementara itu, Pranata APBN berperan memastikan proses pengelolaan APBN berjalan secara cermat, efektif, dan sesuai ketentuan.
“Kompetensi teknis harus berjalan seiring dengan integritas, etika, disiplin, serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan,” tegas Hajrianor.
Ia juga mendorong pejabat yang baru dilantik untuk terus meningkatkan kompetensi, mengikuti perkembangan kebijakan, memanfaatkan teknologi, serta mampu memberikan solusi dan perbaikan dalam proses kerja. Menurutnya, jabatan fungsional bukan sekadar jenjang karier, tetapi ruang untuk menunjukkan profesionalisme dan menghadirkan kontribusi nyata bagi organisasi.
Dalam pengelolaan keuangan negara, lanjut Hajrianor, integritas menjadi hal yang tidak dapat ditawar. Keahlian harus berjalan beriringan dengan kejujuran, objektivitas, tanggung jawab, serta kepatuhan terhadap ketentuan.
Menutup sambutannya, Hajrianor menyampaikan ucapan selamat kepada kedua pejabat yang dilantik. Ia berharap amanah tersebut dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi sehingga semakin memperkuat kapasitas organisasi serta mendukung terwujudnya pengelolaan keuangan negara yang profesional dan akuntabel.
“Selamat menjalankan amanah dan selamat berkarya. Semoga kehadiran pejabat fungsional yang baru dilantik semakin memberikan nilai tambah bagi organisasi dan pengelolaan keuangan negara,” tutup Hajrianor.
Editor : Agus Pramono