PALANGKA RAYA-Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin menganggap meninggalnya Akhmad Rizani, Ketua Tim Serbu Api Kecamatan (TSAK) Jekan Raya menjadi tamparan keras.
Fairid pun membuat kebijakan baru agar kejadian yang menimpa Akhmad Rizani tak terulang dan menimpa para relawan yang "berperang" melawan karhutla.
"Mulai saat ini, seluruh petugas dan relawan, wajib melaksanakan cek kesehatan sebelum berangkat memadamkan api,"kata Fairid usai melayat ke rumah duka Akhmad Rizani Jalan Mendaawai VI, Kamis (27/8/2026).
Selama ini, lanjut suami dari Avina ini, sudah tersedia petugas kesehatan yang memeriksa kondisi petugas atau relawan. Namun, tak semua diperiksa.
"Selama ini sudah ada itu petugas kesehatan. Tapi, yang mau cek kesehatan saja yang diperiksa, ada (relawan, red) yang gak mau mengecek kondisi kesehatannya,"tegasnya.
Akhmad Rizani, sebut Fairid, memang mengalami gangguan kesehatan. "Drop, saat itu almarhum tidak memadamkan, tapi bertugas mengecek lokasi lahan terbakar,"kata Fairid.
"Almarhum ada riwayat hipertensi,"sebutnya.
Baca Juga: Ketua TSAK Jekan Raya Meninggalkan 4 Orang Anak, Dikenal Baik dan Ulet saat Padamkan Karhutla
Amarhum saat itu dievakuasi oleh rekan-rekannya saat memadamkan kebakaran lahan di Jalan Rungan, daerah belakang Kantor Kecamatan Jekan Raya.
Kondisinya semakin mengkhawatirkan, lalu dibawa ke rumah sakit.(*)