Lulusan Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Palangka Raya Raih Tingkat Kelulusan Hingga 100 Persen

Ismail • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 12:01 WIB
UJI KOMPETENSI : Sebanyak 78 lulusan Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Palangka Raya mengikuti Uji Kompetensi, Minggu (9/8/2026). FOTO HUMAS POLTEKKES
UJI KOMPETENSI : Sebanyak 78 lulusan Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Palangka Raya mengikuti Uji Kompetensi, Minggu (9/8/2026). FOTO HUMAS POLTEKKES

PALANGKA RAYA - Kabar membanggakan datang dari Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Palangka Raya. Lulusan Program Studi Sarjana Terapan Gizi dan Dietetika berhasil mencatatkan tingkat kelulusan Uji Kompetensi (Ukom) sebesar 100 persen, sementara Program Studi Diploma 3 Gizi meraih tingkat kelulusan sebesar 97,5 persen.

Uji kompetensi wajib diikuti semua mahasiswa  Poltekkes yang telah menyelesaikan studi atau telah lulus, baik untuk jenjang sarjana maupun diploma tiga.

Uji Kompetensi dilaksanakan pada Minggu, 9 Agustus 2026, bertempat di Laboratorium Computer Based Test (CBT) Poltekkes Kemenkes Palangka Raya. Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari Program Studi Diploma 3 Gizi serta Program Studi Sarjana Terapan Gizi dan Dietetika, termasuk peserta Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Angkatan 4. Dengan total jumlah mahasiswa yang mengikuti kegiatan UKOM sejumlah 78 peserta.

Adapun hasil Uji Kompetensi Jurusan Gizi menunjukkan capaian sebagai beriku:
Program Studi Diploma 3 Gizi:  dinyatakan lulus, dengan persentase kelulusan 97,5 persen.

Program Studi Sarjana Terapan Gizi dan Dietetika seluruhnya dinyatakan lulus, dengan persentase kelulusan 100 persen.

"Selamat atas capaian kelulusan 100% uji kompetensi prodi Sarjana Terapan Gizi dan Dietetika dan 97.5% prodi D3 Gizi. Capaian ini menjadi prestasi tersendiri bagi mahasiswa Sarjana Terapan Gizi dan Dietetika juga mahasiswa D3 Gizi" kata Direktur Poltekkes Kemenkes Palangka Raya Dr Agus Wijanarka SSiT, MKes.

Capaian tersebut menjadi prestasi sekaligus indikator positif terhadap mutu lulusan Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Palangka Raya.

Tingginya tingkat kelulusan menunjukkan bahwa peserta telah memenuhi standar kompetensi yang dipersyaratkan untuk memasuki dunia kerja dan menjalankan peran profesional di bidang gizi.

Uji Kompetensi bagi lulusan pendidikan bidang gizi merupakan mekanisme penting dalam memastikan kesiapan lulusan sebelum terjun ke dunia kerja profesional.

Ukom menjadi salah satu instrumen untuk mengukur kompetensi lulusan berdasarkan standar yang berlaku secara nasional.

Pelaksanaan Uji Kompetensi memiliki sejumlah tujuan penting. Pertama, sebagai bentuk jaminan mutu dan standarisasi, Ukom memastikan lulusan memiliki pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang sesuai dengan standar kompetensi yang dipersyaratkan bagi tenaga gizi.

Kedua, sebagai bentuk perlindungan kepada masyarakat. Tenaga gizi memiliki tanggung jawab dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, baik di rumah sakit, puskesmas, fasilitas pelayanan kesehatan maupun melalui pelayanan dan konseling gizi. 

Karena itu, kompetensi tenaga gizi menjadi aspek penting untuk memastikan pelayanan diberikan secara aman, profesional, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Ketiga, sebagai bagian dari pemenuhan persyaratan registrasi profesi. Hasil Uji Kompetensi menjadi salah satu tahapan penting dalam proses pemenuhan persyaratan registrasi tenaga kesehatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sehingga lulusan dapat menjalankan tugas profesionalnya secara legal.

Keempat, sebagai bentuk akuntabilitas penyelenggaraan pendidikan. Hasil Uji Kompetensi dapat menjadi bahan evaluasi bagi institusi pendidikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, mengevaluasi kurikulum, serta memastikan proses pendidikan mampu menghasilkan lulusan yang kompeten dan sesuai dengan kebutuhan pelayanan kesehatan.

Capaian kelulusan Uji Kompetensi yang tinggi menjadi motivasi bagi Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Palangka Raya untuk terus mempertahankan dan meningkatkan mutu pendidikan. 

Keberhasilan seluruh peserta Program Studi Sarjana Terapan Gizi dan Dietetika, termasuk peserta RPL Angkatan 4, dalam mencapai kelulusan 100 persen menjadi salah satu capaian yang patut diapresiasi.

Sementara itu, tingkat kelulusan 97,5 persen pada Program Studi Diploma 3 Gizi juga menunjukkan capaian yang sangat baik dan menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan dalam menghasilkan lulusan yang kompeten, profesional, dan siap berkontribusi dalam pembangunan kesehatan.

Keberhasilan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi para lulusan untuk mengimplementasikan kompetensi yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan serta memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan gizi dan kesehatan masyarakat. (*)

Editor : Ayu Oktaviana
uji kompetensi sarjana terapan gizi Poltekkes Kemenkes Palangka Raya pelayanan kesehatan