Poltekkes Palangka Raya Perkuat Kompetensi Sport Nutrition Mahasiswa Gizi

Ismail • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 14:00 WIB
PELATIHAN  : Mahasiswa Program Studi Gizi Poltekkes Kemenkes Palangka Raya mengikuti Pelatihan dan Pembuatan Formula Makanan dan Minuman untuk Atlet, Kamis (27/8/2026)
PELATIHAN : Mahasiswa Program Studi Gizi Poltekkes Kemenkes Palangka Raya mengikuti Pelatihan dan Pembuatan Formula Makanan dan Minuman untuk Atlet, Kamis (27/8/2026). FOTO HUMAS POLTEKKES

PALANGKA RAYA — Memperkuat komptensi sport nutrition mahasiswa tingkat akhir Program Studi Sarjana Terapan Gizi dan Dietetika serta Program Studi Diploma Tiga (D3) Gizi Poltekkes Kemenkes Palangka Raya melaksanakan Pelatihan Pembuatan Formula Makanan dan Minuman untuk Atlet, Kamis (27/8/2026).

Kegiatan yang diikuti sekitar 78 mahasiswa Sarjana Terapan Gizi dan Dietetika dan D3 Gizi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pengetahuan dan wawasan mahasiswa mengenai penerapan ilmu gizi dalam bidang olahraga, khususnya dalam memahami kebutuhan makanan dan minuman yang sesuai bagi atlet.

Baca Juga: Lulusan Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Palangka Raya Raih Tingkat Kelulusan Hingga 100 Persen

Kegiatan menghadirkan Dr. Mirza Hapsari Titis Penggalih, S.Gz., MPH., RD, Ketua Program Studi Profesi Dietisien, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM), sekaligus Ketua Pengurus Pusat Indonesian Sport Nutritionist Association (PP ISNA), sebagai narasumber.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa mendapatkan pembelajaran mengenai pembuatan formula makanan dan minuman untuk atlet. Materi tidak hanya membahas kebutuhan gizi atlet, tetapi juga memperkenalkan bagaimana makanan dan minuman dapat dikembangkan dan dirancang sesuai dengan kebutuhan aktivitas fisik.

Kegiatan dibuka oleh Direktur Poltekkes Kemenkes Palangka Raya, Dr. Agus Wijanarka, S.SiT., M.Kes. Dalam sambutannya, Direktur menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih aplikatif bagi mahasiswa.

Melalui kegiatan ini, saudara tidak hanya mendapatkan tambahan pengetahuan, tetapi juga diharapkan memperoleh pengalaman praktis dalam memahami bagaimana makanan dan minuman dapat dirancang sesuai kebutuhan atlet. 

“Saya berharap mahasiswa dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, aktif bertanya, berdiskusi, dan memanfaatkan kesempatan untuk belajar langsung dari narasumber yang memiliki pengalaman dan kompetensi di bidangnya,” kata Agus Wijanarka.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diperkenalkan pada berbagai aspek dalam pemenuhan kebutuhan gizi atlet, mulai dari kebutuhan cairan, energi, elektrolit, hingga asupan yang mendukung proses pemulihan. Mahasiswa juga memperoleh wawasan mengenai berbagai bentuk sports food, seperti sports drink, energy gel, sports bar, dan liquid meal.

Lebih lanjut, pembelajaran juga diarahkan pada pemahaman bahwa pengembangan makanan dan minuman untuk atlet tidak dilakukan secara sembarangan. Prosesnya membutuhkan formulasi dan analisis untuk menghasilkan produk yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperluas wawasan mahasiswa Gizi mengenai perkembangan bidang Sport Nutrition sekaligus memberikan gambaran mengenai peluang penerapan kompetensi gizi dalam mendukung performa dan pemulihan atlet.

Bagi mahasiswa Gizi, pemahaman mengenai Sport Nutrition menjadi salah satu bentuk pengembangan kompetensi yang dapat memperkaya perspektif mereka dalam menerapkan ilmu gizi di berbagai bidang. (hms/sma/sos)

Editor : Ayu Oktaviana
Dr Agus Wijanarka sarjana terapan gizi sport Nutrition Poltekkes Kemenkes Palangka Raya Ilmu Gizi