KALTENGPOS.JAWAPOS.COM – Cuaca di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) pada Selasa (8/9/2026) diprakirakan didominasi cerah berawan. Namun, beberapa daerah berpotensi mengalami hujan ringan, terutama pada pagi dan siang hari.
Berdasarkan prakiraan cuaca yang dipublikasikan pada Senin (7/9/2026), Sampit menjadi salah satu wilayah yang berpotensi diguyur hujan ringan pada siang hari. Sementara pagi, malam hingga dini hari diprakirakan cerah berawan.
Suhu di Sampit diprakirakan berada pada kisaran 24–30 derajat Celsius, dengan kecepatan angin sekitar 9 kilometer per jam dan kelembapan udara 76–97 persen.
Potensi hujan juga diprakirakan terjadi di Sukamara, Pulang Pisau, Pangkalan Bun, Palangka Raya, Nanga Bulik, dan Kasongan, terutama pada siang hari.
Sementara itu, Puruk Cahu dan Kuala Kurun berpotensi mengalami hujan ringan pada pagi hingga siang hari. Adapun Muara Teweh diprakirakan mengalami hujan ringan pada pagi hari sebelum kondisi berubah menjadi cerah berawan pada siang hingga dini hari.
Di sisi lain, Tamiang Layang dan Kuala Pembuang diprakirakan cerah berawan sepanjang hari. Kondisi serupa juga diprakirakan terjadi di Kuala Kapuas, mulai pagi hingga dini hari.
Khusus Buntok, cuaca diprakirakan berawan tebal sepanjang hari, mulai pagi, siang, malam hingga dini hari. Suhu wilayah tersebut berkisar 24–32 derajat Celsius dengan kelembapan mencapai 100 persen.
Baca Juga: Hujan Diperkirakan Masih Minim, Kotim Hadapi Risiko Karhutla hingga Akhir September
Daerah Berpotensi Hujan
Sejumlah wilayah yang berpotensi mengalami hujan ringan pada Selasa meliputi:
• Sampit: siang hari.
• Sukamara: siang hari.
• Pulang Pisau: siang hari.
• Pangkalan Bun: siang hari.
• Palangka Raya: siang hari.
• Nanga Bulik: siang hari.
• Kasongan: siang hari.
• Puruk Cahu: pagi dan siang hari.
• Kuala Kurun: pagi dan siang hari.
• Muara Teweh: pagi hari.
Sementara itu, wilayah dengan kondisi cerah berawan sepanjang hari diprakirakan terjadi di Tamiang Layang, Kuala Pembuang, dan Kuala Kapuas.
Prakiraan tersebut menjadi perhatian tersendiri di tengah kondisi sejumlah wilayah Kalteng yang sebelumnya mengalami kemarau dan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Hujan ringan yang turun di sejumlah daerah diharapkan dapat membantu meningkatkan kelembapan lahan, meski belum serta-merta mengakhiri kondisi kering.
Masyarakat tetap diimbau memperhatikan perkembangan cuaca sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan, khususnya di wilayah yang berpotensi mengalami hujan. (*)
Editor : Agus Pramono