PALANGKA RAYA – Akses terhadap pemenuhan kebutuhan dasar di sektor pendidikan dan kesehatan masih menjadi keluhan utama masyarakat.
Jeritan warga terkait mahalnya biaya hidup dan ketimpangan layanan medis ini, mengemuka saat jajaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar reses, di daerah pemilihan (dapil) masing-masing.
Wakil Ketua III DPRD Kalteng, Junaidi, mengungkapkan masyarakat mendambakan kehadiran pemerintah melalui program layanan publik yang mudah, murah, dan terjangkau tanpa adanya diskriminasi.
Baca Juga: Kemarau Panjang, Warga Rakumpit Kian Sulit, Dewan Minta Pemerintah Beri Perhatian
“Rata-rata aspirasi yang masuk kembali berpusat pada kebutuhan dasar. Di bidang pendidikan, warga sangat berharap adanya program pendidikan gratis yang benar-benar dirasakan manfaatnya, bahkan kalau bisa diperluas cakupannya hingga jenjang perguruan tinggi,” ungkap Junaidi, Selasa (2/9/2026).
Selain mahalnya biaya pendidikan, sektor kesehatan juga menjadi sorotan tajam. Junaidi menuturkan, warga mendesak agar rumah sakit maupun fasilitas kesehatan lainnya tidak lagi membedakan perlakuan antara pasien pemegang Kartu BPJS Kesehatan bersubsidi (PBI) dengan pasien BPJS mandiri.
“Masyarakat berharap kelak tidak ada lagi ketimpangan layanan. Artinya, semua warga negara berhak dan harus mendapatkan standar pelayanan medis yang sama, tanpa memandang status kepesertaan BPJS-nya,” tegasnya.
Tingginya desakan di dua sektor krusial ini, lanjut Junaidi, menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah, baik di tingkat pusat, provinsi, maupun kabupaten dan kota, wajib mengevaluasi serta memperkuat program jaminan sosial kerakyatan. Negara dinilai harus lebih berani mengintervensi kebijakan yang berpihak pada rakyat kecil.
Di samping urusan pendidikan dan kesehatan, Junaidi menambahkan, warga juga menitipkan sejumlah aspirasi terkait pemerataan infrastruktur dan stimulus penguatan ekonomi kerakyatan pascapandemi.
“Meski ada usulan infrastruktur dan ekonomi, pemenuhan hak-hak dasar di bidang pendidikan dan kesehatan memang tetap mendominasi catatan reses kami kali ini,” pungkasnya.(*)
Editor : Ayu Oktaviana