Janji Agustiar-Edy Ditunaikan, Manfaat Kartu Huma Betang Kembali Dirasakan Masyarakat 

rifqi • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 12:10 WIB
Gubernur Kalteng H Agustiar Sabran bersama istri menyerahkan KHBS kepada warga di Palangka Raya.(Arief Prathama/Kalteng Pos)
Gubernur Kalteng H Agustiar Sabran bersama istri menyerahkan KHBS kepada warga di Palangka Raya.(Arief Prathama/Kalteng Pos)

PALANGKA RAYA–Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) merupakan salah satu janji politik Agustiar-Edy kepada rakyat Kalteng. 

Janji tersebut secara perlahan ditunaikan, diberikan kepada rakyat yang benar-benar membutuhkan. Terbaru Gubernur Kalteng H Agustiar Sabran turun langsung menyerahkan KHBS beserta bantuan sembako kepada warga di Palangka Raya, Selasa (15/9/2026).  
Dalam penyaluran tersebut, tercatat 333 warga Kelurahan Petuk Katimpun dan 179 warga Kelurahan Sei Gohong menerima bantuan melalui KHBS. 

Baca Juga: Gubernur Agustiar Sabran Libatkan Kepala Desa Percepat Penyaluran Kartu Huma Betang

Sementara secara keseluruhan di Kota Palangka Raya, sebanyak 18.091 penerima mendapatkan bantuan tunai melalui program tersebut.

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran mengatakan, pemerintah terus berupaya memastikan bantuan yang diberikan dapat diterima masyarakat yang benar-benar membutuhkan. 

Menurutnya, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat penting untuk memastikan kebijakan yang telah dibuat berjalan dan dirasakan langsung.

“Kami pun hadir di sini tentunya tidak hanya di Sungai Gohong, di seluruh Kalimantan Tengah, di mana kami berada,” ujar Agustiar.

Ia menjelaskan, KHBS tidak hanya memberikan bantuan tunai, tetapi juga mencakup bantuan sembako dan dukungan pendidikan bagi masyarakat yang memenuhi kriteria.

Untuk bantuan tunai, penerima KHBS mendapatkan Rp250 ribu sebanyak tiga kali dalam setahun. Penyaluran dilakukan pada momentum tertentu, yakni Iduladha, HUT Kemerdekaan RI, serta menjelang Natal dan Tahun Baru.

Baca Juga: Empat Alternatif Solusi Terpadu Atasi Karhutla di Kalteng

“Ada Kartu Huma Betang itu sebenarnya bukan hanya bantuan-bantuan tunai aja. Ini dapat Rp250.000. Setahun itu tiga kali,” katanya.

Selain bantuan melalui KHBS, pemerintah juga menyiapkan bantuan sembako bagi masyarakat yang belum masuk dalam daftar penerima kartu tersebut. 

Khusus di Kelurahan Sei Gohong, sekitar 200 warga di luar penerima KHBS akan mendapatkan bantuan sosial berupa sembako.

Agustiar menegaskan, bantuan tersebut harus disalurkan secara tepat sasaran dan tidak diberikan kepada masyarakat yang dinilai sudah mampu.

“Yang berhak menerima. Kalau sudah punya mobil, punya istri dua, tiga, jangan lagi minta sembako juga,” ujarnya.

Ia juga meminta aparatur kelurahan proaktif mendata warga yang belum mendapatkan bantuan. Masyarakat yang merasa belum terdata diminta menyampaikan laporan agar dapat dilakukan pengecekan kembali.

“Kami ada menerima laporan itu di Kominfo. Kalau ada yang belum mendapatkan, lapor,” katanya.

Selain bantuan pangan dan tunai, pemerintah juga menyiapkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat. 

Hal tersebut menjadi bagian dari respons pemerintah terhadap dampak karhutla yang tidak hanya memengaruhi kondisi ekonomi, tetapi juga kesehatan warga.

Agustiar mengatakan pemerintah juga terus berupaya memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat selama musim kemarau. Salah satu langkah yang dilakukan yakni pembangunan sumur bor di sejumlah wilayah.

Baca Juga: Dishut Kalteng Siap Gelontorkan Rp50 Miliar, Bangun Sumur Bor untuk Penanganan Karhutla

“Seluruh Kalimantan Tengah, siapa pun yang membutuhkan, dicek aja di media sosial. Kalau ada kekurangan, nanti kalau kurang lagi, kami pastikan hadir untuk itu,” tegasnya.

Ia berharap seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat dapat bersama-sama menghadapi kondisi karhutla. Menurutnya, situasi tersebut membutuhkan persatuan dan kepedulian tanpa membedakan latar belakang masyarakat.

“Situasi begini hanya satu jawabannya, kita harus bersatu. Tidak melihat suku, agama, dan ras,” ujarnya.(*)

Editor : Ayu Oktaviana
Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) pemeriksaan kesehatan gratis bantuan H Agustiar Sabran