KALTENGPOS.JAWAPOS.COM – Masyarakat di seluruh wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) diprakirakan masih akan berhadapan dengan kondisi udara kabur pada Minggu (20/9/2026).
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalteng memprakirakan udara kabur terjadi merata mulai pagi hingga dini hari.
Berdasarkan prakiraan BMKG Kalteng yang dipublikasikan Sabtu (19/9/2026), kondisi udara kabur diprakirakan terjadi pada seluruh periode, mulai pukul 07.00–12.00 WIB, siang 13.00–18.00 WIB, malam 19.00–00.00 WIB, hingga dini hari 01.00–06.00 WIB.
Baca Juga: Siswi SMK di Cempaga Hulu Tewas Kecelakaan saat ke Sekolah Berselimut Kabut Asap Tebal
Kondisi tersebut diprakirakan terjadi di 14 wilayah yang menjadi lokasi pemantauan cuaca BMKG Kalteng.
Suhu udara diprakirakan berada pada kisaran 23–35 derajat Celsius. Palangka Raya menjadi wilayah dengan suhu maksimum tertinggi, yakni mencapai 35 derajat Celsius.
Sementara itu, suhu maksimum 34 derajat Celsius diprakirakan terjadi di Nanga Bulik, Muara Teweh, Buntok, Tamiang Layang, Sampit, dan Pangkalan Bun.
Selain Palangka Raya, sejumlah wilayah lainnya juga diprakirakan mengalami suhu cukup tinggi. Kuala Kapuas dan Kasongan mencapai 33 derajat Celsius, sedangkan Kuala Kurun mencapai 32 derajat Celsius.
Adapun Kuala Pembuang dan Puruk Cahu menjadi wilayah dengan suhu maksimum terendah, masing-masing 30 derajat Celsius.
Baca Juga: Kabut Asap Tebal Kembali Kepung Sampit, Aktivitas Sekolah Mulai Terdampak
Untuk kecepatan angin, BMKG memprakirakan berada pada kisaran 4–22 kilometer per jam. Kuala Pembuang menjadi wilayah dengan angin paling kencang, mencapai 22 kilometer per jam.
Sedangkan angin paling rendah diprakirakan terjadi di Puruk Cahu dengan kecepatan sekitar 4 kilometer per jam.
Kelembapan udara juga cukup tinggi di sejumlah wilayah. Puruk Cahu menjadi wilayah dengan kelembapan tertinggi yang mencapai 99 persen, disusul Kuala Kurun dan Buntok yang masing-masing mencapai 98 dan 97 persen.
Di Sampit, BMKG memprakirakan udara kabur sepanjang hari dengan suhu 25–34 derajat Celsius. Kecepatan angin mencapai 16 kilometer per jam dengan kelembapan 44–95 persen.
Kondisi serupa juga diprakirakan terjadi di Palangka Raya. Ibu kota Kalteng tersebut diprakirakan mengalami udara kabur sepanjang hari, dengan suhu 25–35 derajat Celsius, angin 9 kilometer per jam, serta kelembapan 47–89 persen.
Adapun wilayah lainnya, yakni Nanga Bulik, Muara Teweh, Kuala Pembuang, Kuala Kurun, Kuala Kapuas, Kasongan, Buntok, Tamiang Layang, Sukamara, Puruk Cahu, Pulang Pisau, dan Pangkalan Bun, seluruhnya juga diprakirakan mengalami udara kabur sepanjang Minggu. (*)
Editor : Ayu Oktaviana