PALANGKA RAYA – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Tengah mematangkan persiapan pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) penerimaan mahasiswa Sekolah Kedinasan Politeknik Pengayoman Indonesia Kementerian Hukum Tahun Anggaran 2026. Persiapan tersebut dibahas dalam rapat yang berlangsung di ruang kerja Kakanwil Kemenkum Kalteng, Senin (21/9/2026).
Rapat dihadiri Kakanwil Kemenkum Kalteng Hajrianor, Kepala Divisi Pelayanan Hukum Joko Martanto, Plt. Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Diana Soekowati, serta Tim SDM Kanwil Kemenkum Kalteng. Kegiatan juga diikuti secara daring oleh Kepala Biro SDM, Sunu Tedi Martanto, yang memberikan sambutan dan arahan terkait persiapan pelaksanaan seleksi.
Dalam arahannya, Sunu Tedi Martanto menekankan pentingnya kesiapan panitia daerah dalam memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan sesuai ketentuan. Koordinasi dengan Panitia Pusat, BKN, dan pihak terkait juga menjadi perhatian untuk memastikan pelaksanaan SKD berlangsung tertib dan memberikan pelayanan yang baik kepada peserta.
“Kita harus memastikan seluruh persiapan dilakukan dengan baik, mulai dari koordinasi, sarana prasarana, pelayanan peserta sampai dengan aspek keamanan dan ketertiban. Jangan sampai ada hal-hal yang dapat mengganggu pelaksanaan seleksi,” ujar Sunu Tedi Martanto.
Kalteng menjadi salah satu titik lokasi pelaksanaan SKD dengan metode Computer Assisted Test (CAT-BKN). Sebanyak 27 peserta dijadwalkan mengikuti seleksi pada 25 September 2026 sebagai bagian dari pelaksanaan SKD yang digelar secara serentak di sejumlah titik lokasi yang telah ditetapkan BKN.
Kakanwil Kemenkum Kalteng, Hajrianor, menyampaikan bahwa jajaran di daerah siap menindaklanjuti arahan yang diberikan serta memastikan kesiapan pelaksanaan di lokasi. “Kita akan memastikan seluruh kebutuhan pelaksanaan dipersiapkan dengan baik. Yang paling penting, peserta mendapatkan informasi dan pelayanan yang jelas, serta seluruh proses berlangsung tertib, transparan, dan sesuai ketentuan,” ujar Hajrianor.
Selain kesiapan teknis CAT, panitia daerah juga membahas sarana prasarana, keamanan, ketertiban, dokumentasi, pelayanan peserta, serta mitigasi berbagai risiko yang mungkin terjadi. Untuk mendukung transparansi, panitia juga diarahkan melakukan koordinasi dan menghadirkan perwakilan Ombudsman pada rangkaian awal pelaksanaan SKD.
Melalui rapat persiapan ini, Kanwil Kemenkum Kalteng memastikan seluruh unsur panitia daerah siap melaksanakan SKD Politeknik Pengayoman Indonesia.
Koordinasi yang dilakukan diharapkan dapat mewujudkan pelaksanaan seleksi yang aman, tertib, transparan, dan memberikan pelayanan yang optimal kepada seluruh peserta.(*)
Editor : Agus Pramono