PALANGKA RAYA-Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) meningkatkan pelaksanaan program dan kegiatan seiring terbatasnya waktu pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2026.
Pesan tersebut disampaikan Edy dalam Rapat Paripurna ke-8 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026 DPRD Kalteng, yang turut membahas persetujuan Raperda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026, Selasa (29/9/2026).
Edy meminta seluruh perangkat daerah tidak hanya mempercepat pelaksanaan program, tetapi juga mempertajam prioritas agar anggaran yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal.
“Dengan sisa waktu pelaksanaan Tahun Anggaran 2026, saya meminta seluruh perangkat daerah meningkatkan intensitas pelaksanaan program dan kegiatan, serta menajamkan prioritas, sehingga kita mampu memanfaatkan keterbatasan anggaran secara efektif dan efi sien untuk hasil yang optimal,” ujar Edy.
Menurutnya, proses perubahan APBD 2026 juga menjadi pembelajaran bagi pemerintah daerah dalam menghadapi berbagai dinamika kebijakan. Karena itu, penyusunan APBD pada tahun-tahun berikutnya perlu dilakukan dengan lebih cermat dan antisipatif.
“Kondisi ini menjadi pembelajaran bersama agar ke depan kita lebih cermat, berhati-hati, dan antisipatif dalam menyikapi berbagai kebijakan Pemerintah Pusat, khususnya dalam penyusunan APBD tahun-tahun berikutnya,” katanya.
Edy menekankan, keterbatasan anggaran harus diikuti dengan pengelolaan yang efektif dan efi sien. Penajaman prioritas diperlukan agar pelaksanaan program tetap diarahkan pada hasil yang optimal.
Hal tersebut menjadi perhatian khusus bagi seluruh kepala perangkat daerah, terutama dalam memanfaatkan sisa waktu pelaksanaan APBD 2026 setelah Raperda Perubahan APBD mendapat persetujuan bersama antara Pemprov Kalteng dan DPRD.(*)
Editor : Ayu Oktaviana