PALANGKA RAYA – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Rapat Evaluasi dan Penginputan Sistem Data Sektoral (SIDARA) Tahun 2025 di Ballroom M Bahalap Hotel, Kamis (28/8). Kegiatan ini mengangkat tema 'Optimalisasi SIDARA dalam Mendukung Program Kartu Huma Betang Sejahtera, Induk Data Desa untuk Mewujudkan Kalteng Berkah, Kalteng Maju, dan Kalteng Sejahtera menyambut Indonesia Emas 2045'.
Kepala Dinas PMD Provinsi Kalteng, H Aryawan, menegaskan pentingnya SIDARA sebagai instrumen penyedia data yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Data berkualitas adalah fondasi kebijakan yang tepat sasaran dan berkelanjutan. Dengan pengelolaan yang baik, perencanaan pembangunan akan lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
H Aryawan juga menekankan, SIDARA berperan besar dalam mendukung program strategis daerah, salah satunya Kartu Huma Betang Sejahtera. Melalui sistem ini, validitas data penerima manfaat akan semakin terjamin.
“Dengan dukungan SIDARA, penyaluran Kartu Huma Betang Sejahtera akan lebih adil dan tepat sasaran. Hanya masyarakat yang benar-benar berhak yang akan memperoleh manfaat,” tegasnya.
Ia pun mengajak seluruh peserta rapat untuk bersama-sama memperkuat integrasi data sektoral, membangun sistem yang transparan, serta meningkatkan koordinasi antarinstansi.
“Kegiatan ini adalah momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam pemutakhiran data dan sinergitas, khususnya guna menyukseskan Program Kartu Huma Betang Sejahtera,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas PMD Provinsi Kalteng, Etty Aprilya, dalam laporannya menjelaskan, kegiatan ini bertujuan mengevaluasi pelaksanaan SIDARA di seluruh kabupaten/kota, sekaligus memantau progres pengumpulan serta penginputan data desa untuk mendukung program strategis tersebut.
"Dengan langkah konkret ini, Dinas PMD Kalteng berharap SIDARA dapat menjadi induk data desa yang andal, sehingga Kalimantan Tengah semakin siap menyongsong visi Indonesia Emas 2045," tandasnya. (kom/hms/uut/sir/aza)