PALANGKA RAYA – Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Kalimantan (ITSNUKA) resmi membuka kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB), Senin (25/8/2025).
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Kalteng H. Edy Pratowo, di kesempatan itu ia menekankan perlunya generasi muda mempersiapkan diri dengan kualitas pendidikan unggul agar berdaya saing.
“Gubernur (H Agustiar Sabran) ingin agar sumber daya manusia unggul dan bersaing itu harus kita ciptakan. Apalagi dengan adanya IKN yang terus berjalan, jangan sampai kita kalah dengan provinsi tetangga,” kata Edy Pratowo.
Ia menambahkan, pemerintah provinsi telah menyiapkan berbagai program pendidikan untuk mendorong lahirnya SDM lokal yang berkualitas.
"Mulai dari pendidikan gratis, beasiswa, hingga target satu keluarga satu sarjana. Semua itu untuk memberi kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat Kalteng agar bisa mengenyam pendidikan tinggi," tegasnya.
Sementara itu, Ketua Tanfidziyah PWNU Kalteng, Dr. HM Wahyudie F. Dirun, menyatakan komitmen NU untuk terus mengembangkan ITSNUKA hingga menjadi universitas dalam dua tahun ke depan.
"NU ini jamiah besar, termasuk di Kalteng. Kami ingin keluarga besar NU terakomodir di perguruan tinggi NU. Karena itu target kami ITSNUKA berkembang menjadi Universitas NU (UNU),” ujarnya.
Menurut Wahyudie, pengembangan ke arah universitas penting agar program studi tidak hanya terbatas pada bidang teknik saja.
Ia menambahkan, pengembangan kampus juga akan dilakukan dengan membangun kampus 2 di lahan seluas dua hektare yang sudah dimiliki NU.
Wahyudie mengatakan apabila kedepan ITSNUKA menjadi UNU maka harus membangun kampus dua di tempat lain agar lebih berkembang.
Fasilitas Kampus
• Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM)
• Lab Desain Terpadu
• Lab Jaringan dan Robotika
• Lab Kualitas Air
• Ruang Kuliah Ber-AC
• Fasilitas Olahraga
• Perpustakaan
• Klinik dan Masjid
• Internet Mahasiswa
Program Peningkatan Kualitas Mahasiswa
• Kunjungan Industri
• Kerja Praktik di Perusahaan Besar di Kalimantan
• Penulisan dan Publikasi artikel pada Media
• Berpeluang ikut dalam penelitian yang dilakukan dosen
• Beasiswa
-Prestasi Kampus
- Tidak Mampu
- PCNU atau PWNU
- LPT-PBNU
- Pemerintah Daerah
- Lembaga Swasta/Partnership
"Kalau sudah jadi universitas, maka akan ada prodi agama, bahasa Inggris, ilmu sosial, bahkan ke depan bisa berkembang ke kedokteran. Itu upaya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang semakin beragam," paparnya.
Sementara Plt Rektor ITSNUKA, Dr. M. Mukhlas Roziqin menuturkan tahun ini ITSNUKA menerima 99 mahasiswa baru dari tiga program studi, yakni Teknik Lingkungan, Teknik Industri, dan Teknik Komputer. Penerimaan mahasiswa masih dibuka hingga 10 September.
"Ketiga prodi ini memang kami pilih karena relevan dengan kebutuhan zaman dan sesuai dengan arah pembangunan daerah. Tambang yang jumlahnya lebih dari 150 di Kalteng itu membutuhkan tenaga teknik industri, perkebunan sawit dan lingkungan hidup terkait dengan teknik lingkungan, sementara perkembangan teknologi AI dan robotik cocok dengan teknik komputer," jelasnya.
Ia juga menjelaskan dukungan pemerintah daerah sangat membantu keberlangsungan ITSNUKA, terutama dalam penyediaan beasiswa.
"Ada beasiswa nasional seperti Bidikmisi, kemudian beasiswa TAB, juga program satu rumah satu sarjana. Kuotanya masih ada, jadi masyarakat yang ingin kuliah silakan memanfaatkan kesempatan ini. Kami ingin memastikan anak-anak Kalteng tidak kalah oleh tenaga kerja dari luar," tegasnya.
Kegiatan PKKMB ITSNUKA sendiri akan berlangsung selama tiga hari dengan agenda pengenalan sistem akademik, organisasi kemahasiswaan, hingga berbagai materi tambahan.
Mahasiswa baru akan mendapatkan pembekalan wawasan kebangsaan bersama Densus 88, literasi keuangan digital oleh Bank Indonesia, serta pasar modal syariah oleh Bursa Efek Kalteng bekerja sama dengan Masyarakat Ekonomi Syariah. (mut/ala)
Editor : Ayu Oktaviana