KALTENGPOS.JAWAPOS.COM-Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 untuk jenjang SD dan SMP akan resmi ditutup pada 28 Februari 2026. Hingga mendekati batas akhir, antusiasme peserta tercatat sangat tinggi. Lebih dari 8,6 juta siswa dari seluruh Indonesia menyatakan kesiapan mengikuti asesmen nasional tersebut.
Berdasarkan data resmi, jumlah peserta dari jenjang SD/MI mencapai 4.448.915 siswa, sedangkan dari jenjang SMP/MTs sebanyak 4.207.428 siswa. Total peserta tersebut berasal dari 61.820 satuan pendidikan di berbagai daerah.
Waktu Tersisa Empat Hari, Simulasi Sudah Dimulai
Untuk jenjang SMP/sederajat, pendaftaran yang dibuka sejak 19 Januari 2026 kini menyisakan waktu empat hari sebelum ditutup. Setelah tahap registrasi, peserta akan memasuki rangkaian gladi bersih dan ujian utama yang dijadwalkan berlangsung pada April 2026.
Di tengah masa pendaftaran, simulasi TKA telah dimulai sejak 23 Februari 2026 dan akan berakhir pada 1 Maret 2026.
Simulasi ini dilaksanakan di masing-masing sekolah sebagai uji coba teknis sekaligus pengenalan bentuk soal.
Pelaksanaan TKA 2026 dikoordinasikan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Pusat Asesmen Pendidikan. Selain simulasi di sekolah, tersedia pula simulasi daring gratis yang bisa diakses siswa secara mandiri.
Jadwal Lengkap TKA SMP 2026
Berikut tahapan resmi pelaksanaan TKA 2026 jenjang SMP:
• Pendaftaran: 19 Januari–28 Februari 2026
• Simulasi: 23 Februari–1 Maret 2026
• Gladi Bersih: 9–17 Maret 2026
• Pelaksanaan Utama: 6–16 April 2026
• Ujian Susulan: 11–19 Mei 2026
• Pengolahan Hasil: 20–24 Mei 2026
• Pengumuman Hasil: 26 Mei 2026
Alur Pendaftaran: Sekolah Jadi Kunci
Berbeda dengan ujian lainnya, pendaftaran TKA tidak dilakukan secara mandiri oleh siswa, melainkan melalui sekolah.
Prosesnya cukup panjang dan melibatkan beberapa pihak, mulai dari operator sekolah hingga Dinas Pendidikan daerah.
Tahapan utama dimulai dari verifikasi data oleh operator sekolah, pencetakan formulir, hingga konfirmasi oleh orang tua/wali murid. Setelah data diverifikasi berlapis dan masuk ke sistem pendataan daerah, akan diterbitkan Daftar Nominasi Sementara (DNS).
DNS diverifikasi kembali oleh wali kelas dan satuan pendidikan sebelum akhirnya divalidasi oleh operator pendataan kabupaten/kota/provinsi. Jika seluruh data dinyatakan benar, sistem akan menerbitkan Daftar Nominasi Tetap (DNT) beserta nomor peserta (Nopes).
Sebagai tahap akhir, kepala satuan pendidikan wajib menandatangani Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM).
Setelah itu, siswa akan memperoleh kartu peserta dan akun login yang digunakan saat ujian.
Tiga Model Soal TKA 2026
TKA tahun ini menggunakan tiga jenis soal, yaitu:
1. Pilihan ganda dengan satu jawaban benar.
2. Pilihan ganda kompleks (Multiple Choice Multiple Answers/MMCA) dengan lebih dari satu jawaban benar.
3. Pilihan ganda kompleks model kategori, berupa pernyataan dengan opsi “Benar/Salah” atau “Sesuai/Tidak Sesuai”.
Model soal ini dirancang untuk menguji pemahaman konseptual sekaligus kemampuan analisis siswa.
Cara Mengikuti Simulasi Online
Untuk latihan tambahan, siswa dapat mengikuti simulasi daring gratis melalui laman resmi Pusat Asesmen Pendidikan.
Siswa dapat mengakses simulasi daring gratis melalui laman resmi: https://pusmendik.kemdikbud.go.id/tka/simulasi_tka
Langkahnya cukup mudah:
1. Buka laman simulasi TKA resmi.
2. Pilih jenjang (SMP).
3. Pilih mata pelajaran (Matematika atau Bahasa Indonesia).
4. Klik “Mulai Simulasi”.
5. Gunakan username dan password yang muncul otomatis.
6. Isi identitas singkat dan token.
7. Klik “Submit” dan mulai mengerjakan soal.
Dengan waktu pendaftaran yang tinggal hitungan hari, sekolah dan orang tua diimbau segera memastikan seluruh proses administrasi selesai.
Tingginya partisipasi tahun ini menunjukkan bahwa TKA semakin menjadi bagian penting dalam pemetaan kemampuan akademik siswa di Indonesia.(ram)
Editor : Ayu Oktaviana