Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Visi Misi Dr. Tari Budayanti Usop, S.T., M.T: Ingin UPR sebagai Pusat Pengetahuan Ekologi Berkelanjutan

rifqi • Kamis, 28 Mei 2026 | 08:52 WIB
Tari Budayanti Usop saat mendaftar calon rektor UPR.(Rifqi/kaltengpos.jawapos.com)
Tari Budayanti Usop saat mendaftar calon rektor UPR.(Rifqi/kaltengpos.jawapos.com)

PALANGKA RAYA – Dosen Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya (UPR), Dr. Tari Budayanti Usop, S.T., M.T, resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Rektor UPR periode 2026–2030 di Kantor Rektorat UPR, Selasa (26/5).

Usai menyerahkan berkas pendaftaran, Tari menyampaikan keinginannya untuk ikut berkontribusi membangun UPR agar semakin maju, berdaya saing, dan mampu menjadi pusat pengetahuan ekologi berkelanjutan di Kalimantan maupun tingkat nasional.

“Saya ingin berkontribusi membangun Universitas Palangka Raya semakin berkembang dan terdepan, tentunya juga sebagai pusat pengetahuan ekologi yang berkelanjutan,” ujarnya.

Dalam pencalonannya, Tari membawa visi mewujudkan UPR yang integralistik dan berlandaskan nilai-nilai Pancasila. Menurutnya, penguatan integritas serta semangat pengabdian harus menjadi fondasi utama dalam pengembangan perguruan tinggi.

“Siap mengabdi dan berkarya serta memiliki jiwa dan semangat berintegritas,” katanya.

Tari menilai pengembangan kualitas sumber daya manusia (SDM) di lingkungan kampus menjadi salah satu tantangan penting yang harus segera diperkuat, baik untuk dosen maupun mahasiswa.

Ia mengungkapkan, dukungan pemerintah daerah terhadap UPR sejatinya cukup besar. Namun, potensi tersebut perlu diimbangi dengan penguatan kapasitas internal kampus agar berbagai peluang kerja sama dan pengembangan dapat dimanfaatkan secara maksimal.

“Dukungan pemerintah daerah sangat kuat, tetapi terkadang pengelolaan di internal masih kurang maksimal. Karena itu kualitas SDM harus terus ditingkatkan,” ujarnya.

Menurut Tari, peningkatan jumlah dosen bergelar doktor dan profesor menjadi langkah strategis untuk memperkuat reputasi akademik UPR sekaligus membuka lebih banyak peluang kolaborasi dengan berbagai pihak.

“Kalau SDM dosennya semakin kuat, maka potensi-potensi dari luar juga akan lebih mudah ditangkap,” katanya.

Selain penguatan akademik, Tari juga memberi perhatian khusus pada pengembangan lingkungan kampus yang nyaman dan mendukung atmosfer pembelajaran. Sebagai akademisi dengan latar belakang arsitektur, ia ingin menghadirkan lingkungan kampus yang lebih ramah, produktif, dan mampu meningkatkan semangat belajar mahasiswa.

Ia menilai kenyamanan lingkungan kampus memiliki pengaruh besar terhadap aktivitas akademik dan kreativitas mahasiswa.

“Mahasiswa jangan sampai mencari tempat nyaman di luar kampus. Di dalam kampus pun harus sudah nyaman sehingga semangat belajar mereka meningkat,” pungkasnya. (*)

Editor : Ayu Oktaviana
#Rektor UPR #Universitas Palangka Raya (UPR) #upr