Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

TK Tunas Agro 7 Gelar Pameran, Pentas Seni dan Bazar Mini di Perkebunan

Agus Pramono • Minggu, 14 Juni 2026 | 18:36 WIB
TK Tunas Agro 7 gelar pameran dan bazar.(Humas)
TK Tunas Agro 7 gelar pameran dan bazar.(Humas)

 SAMPIT -  Suasana ceria dan penuh warna menyelimuti TK Tunas Agro 7, yang terletak di kawasan perkebunan kelapa sawit, Kecamatan Bukit Santuai, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah. 

Alih-alih menggelar acara perpisahan, sekolah ini memilih cara unik dan bermakna untuk melepas para siswanya, yaitu melalui gelaran 'Pameran Hasil Pembelajaran, Pentas Seni dan Bazar Mini'.

Cek videonya di :  YouTube TK https://youtu.be/_y_YPRETvRo?si=CSIYktpkW1BCMLn9

Kegiatan yang dilaksanakan di halaman TK Tunas Agro 7, Sabtu (13/6/2026) ini, mengusung konsep perpisahan yang humanis, berpusat pada pengalaman belajar anak, kerjasama guru, orang tua dan masyarakat sekitar.

Kegiatan yang penuh dengan kreativitas dan kolaborasi bersama ini, merupakan acara yang berlangsung  mengintegrasikan tiga agenda utama yang saling melengkapi. 

1. Pameran Hasil Karya Anak : Menampilkan berbagai hasil kreativitas dan portofolio belajar siswa selama satu tahun terakhir. Pameran ini bertujuan untuk memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas proses belajar anak, rasa percaya diri, serta menunjukkan perkembangan tumbuh kembang mereka secara nyata kepada orang tua dan masyarakat.

2. Pentas Seni : Menjadi panggung bagi anak-anak untuk mengekspresikan bakat, mulai dari menari, bernyanyi, hingga berani tampil di depan publik dengan ceria.

3. Bazar Mini Kolaboratif : Berbeda dari bazar biasa, stan bazar ini dikelola langsung melalui kolaborasi erat antara pihak sekolah dan wali murid, yang menyajikan berbagai makanan, buku dan produk kreativitas.

Kepala Sekolah TK Tunas Agro 7, Natallina, menjelaskan, esensi dari kegiatan ini adalah mendekatkan proses pembelajaran dengan kehidupan anak-anak, melalui kegiatan ini anak turut mendapatkan apresiasi dari hasil karyanya dan pengalaman di lingkungan masyarakat melalui bazar.

"Kami ingin momen perpisahan ini menjadi refleksi bersama. Bukan sekadar seremonial, tetapi sebuah pendekatan bahwa di usia TK anak tidak bisa baca, tulis, hitung bukan lah hal yang perlu di takutkan oleh orang tua," katanya. 

Harapannya melalui kegiatan ini semua orang dewasa dilingkungan sekitar anak memahami, bahwa konsep pembelajaran di TK membutuhkan keterlibatan orang tua dan guru untuk bekerja sama menjadi mitra yang memperkuat fondasi utama dalam pendidikan anak usia dini yaitu pengalaman dan karakter. 

"Sehingga melalui kegiatan ini membuktikan dimanapun anak-anak berada bahkan di pelosok perkebunan kelapa sawit, mereka mampu tumbuh menjadi percaya diri, kreatif, mandiri dan mampu mengelola emosi untuk bekal terjun ke lingkungan masyarakat serta belajar di jenjang selanjutnya (SD)," ujarnya. 

Kegiatan yang dilakukan oleh TK Tunas Agro 7 ini menuai pujian dari berbagai pihak. Diantaranya Mamah Salwa orangtua dari TK A. Salah satu perwakilan wali murid, mengungkapkan rasa terimakasih dan bangganya saat melihat karya anaknya dan diapresiasi secara luas.


"Kami sangat berterima kasih kepada para guru. Melalui bazar dan pameran ini, kami sebagai orang tua merasa sangat dilibatkan dalam proses belajar anak. Melihat anak saya berani tampil tanpa paksaan di panggung adalah kebahagiaan yang luar biasa bagi kami di sini," ungkapnya.

"Terimakasih Bunda-Bunda sudah menghadirkan kegiatan seperti ini dan selama anak saya bersekolah di TK tunas Agro 7 sudah sangat membantu terutama dari segi kepercayaan diri anak-anak saya yaitu Rino dan Ayu," tambah Mama Ayu orangtua dari TK B.

Sementara itu, Wali Kelas, indah, menyampaikan, terimakasih kepada semua pihak yang terlibat dalam proses mempersiapkan kegiatan ini. 

"Dokumentasi kegiatan bisa dilihat di akun Instagram sekolah TK Tunas Agro 7 dan YouTube TK https://youtu.be/_y_YPRETvRo?si=CSIYktpkW1BCMLn9," katanya. 

Perwakilan Yayasan Agro Harapan, Hersi, juga menyampaikan rasa bangganya dengan apa yang ditunjukkan oleh TK Tunas Agro 7.

"Kegiatan ini membuktikan bahwa keterbatasan geografis bukan halangan untuk melahirkan inovasi pendidikan. Kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat ini adalah fondasi utama terlaksana kegiatan ini, terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat," tuturnya. 

Adapun anggaran yang digunakan dalam pelaksanaan berasal dari bantuan Yayasan Agro Harapan Rp1.485.000 dan Komite Wali Murid TK Tunas Agro 7 Rp1.100.000.

Melalui momentum ini, TK Tunas Agro 7 tidak hanya berhasil melepas siswa-siswinya menuju jenjang pendidikan dasar selanjutnya (SD), tetapi juga berhasil memperkuat tali silaturahmi dan konsep pendidikan yang positif antara sekolah, orang tua dan masyarakat.(*)

Editor : Agus Pramono
#tk tunas agro 7 #pentas seni #pameran