Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Bumitama Gunajaya Agro Mendorong dan Membangun Ekosistem Pendidikan Berkualitas

Agus Pramono • Senin, 22 Juni 2026 | 12:34 WIB
Kegiatan link and match dengan unversitas dan sekolah tinggi.(Humas)
Kegiatan link and match dengan unversitas dan sekolah tinggi.(Humas)

SAMPIT – Penguatan sektor pendidikan tidak hanya berbicara tentang penyediaan fasilitas belajar. Tetapi juga bagaimana memastikan peserta didik mendapatkan akses pendidikan. 

Guru memiliki kemampuan mengikuti perkembangan zaman, serta lulusan memiliki kompetensi yang sesuai kebutuhan dunia kerja.

Hal tersebut menjadi perhatian Bumitama Gunajaya Agro (BGA) Group melalui berbagai inisiatif yang menjangkau seluruh aspek pengembangan pendidikan, mulai dari membuka akses bagi generasi muda, memperkuat kapasitas tenaga pendidik, hingga menjembatani kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri

CSR Department Head BGA Group, Rizki Munadhil mengatakan, pendidikan yang kuat membutuhkan dukungan dari berbagai sisi agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.

“Untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas, tidak cukup hanya dengan menghadirkan ruang belajar yang baik. Dibutuhkan dukungan yang menyeluruh agar setiap anak memiliki kesempatan belajar, guru mampu beradaptasi, dan lulusan memiliki bekal yang relevan untuk memasuki dunia kerja,” ujarnya, Senin (22/6/2026). 

Salah satu bentuk dukungan yang dilakukan adalah pendampingan program Beasiswa BPDP Sawit di Kalimantan Barat yang telah berjalan sejak 2022. Pendampingan diberikan mulai dari sosialisasi, membantu persiapan dokumen, hingga proses seleksi bagi calon penerima beasiswa.

Hingga saat ini, program tersebut telah menjangkau lebih dari 1.000 peserta dan berhasil mengantarkan 178 putra-putri daerah mendapatkan kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi.

Menurut Rizki, membuka akses pendidikan harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pembelajaran. Karena itu, Bumitama juga memberikan perhatian terhadap pengembangan kompetensi tenaga pendidik sebagai bagian penting dalam menciptakan proses belajar yang lebih adaptif.

“Guru merupakan salah satu kunci utama dalam menciptakan pembelajaran yang berkualitas. Karena itu, peningkatan kapasitas guru menjadi bagian dari komitmen kami untuk mendukung perkembangan pendidikan,” katanya.

Pelatihan 158 guru untuk meningkatkan kemampuan dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam kegiatan belajar mengajar.(Humas)
Pelatihan 158 guru untuk meningkatkan kemampuan dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam kegiatan belajar mengajar.(Humas)

 

Di Ketapang, Kalimantan Barat, BGA Group memberikan pelatihan digitalisasi pembelajaran kepada 158 guru. Pelatihan tersebut mencakup penyusunan kurikulum, pengelolaan E-Rapor, hingga pemanfaatan Interactive Flat Panel (IFP) sebagai media pembelajaran.

Sementara di Kalimantan Tengah, penguatan kualitas tenaga pendidik dilakukan melalui metode Joyful Learning bersama Yayasan Bumitama. Program ini diikuti 85 guru dari 31 sekolah di Kecamatan Kotawaringin Lama.

Melalui pendekatan tersebut, guru didorong menciptakan suasana belajar yang lebih aktif, kreatif, dan berpusat pada peserta didik sehingga mampu meningkatkan rasa ingin tahu serta partisipasi siswa.

Selain penguatan dari sisi sekolah, Bumitama juga mendorong keterhubungan antara pendidikan dan dunia industri. Kolaborasi dengan perguruan tinggi dilakukan melalui program magang, kuliah praktisi, kunjungan industri, serta pengembangan riset bersama.

Rizki menjelaskan, sinergi tersebut penting agar mahasiswa tidak hanya mendapatkan teori di ruang akademik, tetapi juga memahami kebutuhan industri secara langsung.

“Dunia pendidikan dan industri perlu berjalan selaras. Dengan adanya kolaborasi ini, mahasiswa dapat mengenal tantangan dunia kerja, memahami standar industri, dan mempersiapkan kompetensi yang dibutuhkan,” jelasnya.

Melalui berbagai upaya tersebut, BGA berharap dapat berkontribusi dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkelanjutan. Mulai dari membuka kesempatan belajar, meningkatkan kualitas pembelajaran, hingga mempersiapkan generasi muda yang siap bersaing menghadapi masa depan. (*)

Editor : Ayu Oktaviana
#beasiswa BPDP Sawit #Bumitama Gunajaya Agro #pendidikan #Bumitama #guru