SAMPIT – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang bertepatan dengan jam sekolah membuat pihak panitia SPMB di SMAN 2 Sampit melakukan sejumlah strategi agar antrean tidak menumpuk. Salah satunya dengan memanfaatkan podcast sebagai sarana sosialisasi.
Sekretaris Panitia SPMB SMAN 2 Sampit, Anwar Muttaqien, mengatakan pihaknya menggelar sesi tanya jawab secara langsung melalui akun Instagram sekolah dan OSIS. Kegiatan itu berlangsung beberapa jam dan diikuti ratusan peserta.
“Live kita lakukan di Instagram sekolah dan OSIS. Berlangsung sekitar tiga jam dan kurang lebih 700 peserta ikut bergabung. Di situ kami buka sesi tanya jawab terkait seluruh proses SPMB,” ujarnya, Selasa (23/6/2026).
Anwar menyebut, metode tersebut membantu mengurangi kebingungan calon pendaftar saat datang ke sekolah. Sebagian besar peserta sudah memahami tahapan, mulai dari persyaratan hingga prosedur yang harus dipenuhi.
Ia menilai, informasi yang disampaikan sebelum pendaftaran berlangsung berperan besar dalam menekan antrean di lokasi. Banyak calon siswa datang dalam kondisi sudah siap dengan berkas dan pemahaman alur yang jelas.
“Dampaknya cukup terasa karena yang SMP kan rata-rata punya Instagram. Mereka yang datang sudah paham apa yang harus dilakukan, jadi proses di sekolah jadi lebih cepat,” katanya.
Kegiatan siaran langsung itu dilakukan sekitar satu pekan sebelum pendaftaran dibuka. Menurut Anwar, waktu tersebut dipilih agar calon peserta memiliki cukup kesempatan untuk mempersiapkan diri.
“Kita laksanakan dua hari. Hari Senin dan Selasa minggu lalu. Dan efektif sekali untuk mengurai antrean,” bebernya.
Pengalaman tahun sebelumnya menunjukkan lonjakan pendaftar biasanya terjadi menjelang penutupan jadwal SPMB. Karena itu, sekolah masih membuka peluang untuk kembali menggelar sesi serupa jika diperlukan.
“Kemungkinan akan kami lakukan lagi kalau masih banyak pertanyaan dari calon pendaftar,” imbuhnya. (*)
Editor : Ayu Oktaviana