Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Terlalu Antusias Daftar SPMB, Banyak Calon Peserta Didik di Sampit Salah Input Data

Miftahul Ilma • Selasa, 23 Juni 2026 | 17:15 WIB
Xalon peserta didik mengikuti SPMB 2026 di SMA Negeri 2 Sampit.(Miftah/kaltengpos.jawapos.com)
Xalon peserta didik mengikuti SPMB 2026 di SMA Negeri 2 Sampit.(Miftah/kaltengpos.jawapos.com)

 

SAMPIT – Semangat calon peserta didik mengikuti Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di SMA Negeri 2 Sampit ternyata menghadirkan tantangan tersendiri bagi panitia. Sejumlah pendaftar diketahui harus memperbaiki berkas karena melakukan kesalahan saat mengisi data secara daring.

Memasuki hari kedua pelaksanaan SPMB pada Selasa (23/6/2026), proses pendaftaran di sekolah tersebut berjalan cukup ramai. Namun, di balik tingginya minat pendaftar, panitia menemukan berbagai kekeliruan administrasi yang dilakukan calon siswa.

Sekretaris Panitia SPMB SMAN 2 Sampit, Anwar Muttaqien, mengatakan kesalahan yang ditemukan cukup beragam. Mulai dari ketidaksesuaian identitas pada kartu keluarga dengan data rapor hingga kesalahan memasukkan nilai.

“Secara umum berjalan lancar. Kendalanya lebih banyak pada kesalahan pengisian data dari peserta, selain gangguan jaringan yang terkadang membuat proses sedikit lambat,” ujarnya.

Menurut Anwar, sebagian besar kesalahan bukan karena kurangnya informasi, melainkan karena calon peserta terlalu cepat menyelesaikan tahapan pendaftaran. Keinginan untuk segera mendaftar membuat beberapa siswa kurang melakukan pengecekan ulang sebelum mengirim data.

“Mereka antusias sekali, jadi ada yang terburu-buru. Padahal semua data harus dicek kembali karena sedikit kesalahan saja bisa berpengaruh pada proses pendaftaran,” katanya.

Akibat kesalahan tersebut, beberapa calon siswa harus datang kembali ke sekolah untuk melakukan perbaikan. Berkas yang sudah masuk perlu dicabut terlebih dahulu sebelum peserta melakukan pengajuan ulang dengan data yang benar.

Anwar menyebut, pada hari pertama pendaftaran, pihaknya bahkan telah menyiapkan sekitar 100 lembar formulir pencabutan berkas. Jumlah tersebut bertambah karena masih ada peserta lain yang mengalami persoalan serupa.

“Kemarin sudah sekitar 100 lembar pencabutan berkas yang kami cetak. Hari ini masih ada permintaan tambahan karena peserta yang perlu memperbaiki data masih ada,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia SPMB SMAN 2 Sampit, Kariadi, mengungkapkan jumlah pendaftar terus bertambah sejak pendaftaran dibuka. Ratusan calon siswa telah masuk melalui beberapa jalur yang tersedia.

Berdasarkan data sementara, jalur domisili menjadi salah satu yang paling banyak diminati dengan sekitar 300 pendaftar. Sementara jalur afirmasi mencapai lebih dari 70 peserta, jalur prestasi sekitar 100 peserta, dan jalur mutasi sekitar 30 peserta.

Meski pendaftar cukup tinggi, pihak sekolah memastikan daya tampung tidak berubah. SMAN 2 Sampit tetap menyediakan 12 rombongan belajar dengan kapasitas sekitar 432 siswa.

“Jumlah rombongan belajar tetap seperti tahun sebelumnya. Tidak ada penambahan kelas, sehingga kuota penerimaan masih mengikuti daya tampung yang tersedia,” pungkasnya. (*)

Editor : Agus Pramono
#spmb 2026 #peserta didik spmb #SMAN 2 Sampit #SPMB Kotim