Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

UIN Palangka Raya PTN Pertama di Kalteng Raih Akreditasi Unggul

Dea Umilati • Rabu, 24 Juni 2026 | 14:45 WIB
Rektor UIN Palangka Raya Prof Dr H Ahmad Dakhoir menerima souvening dari Pimred Kalteng Husrin A Latief, saat silaturahmi. FOTO KALTENG POS
Rektor UIN Palangka Raya Prof Dr H Ahmad Dakhoir menerima souvening dari Pimred Kalteng Husrin A Latief, saat silaturahmi. FOTO KALTENG POS

PALANGKA RAYA – Akreditasi menjadi barometer kualitas sebuah perguruan tinggi.

Perguruan tinggi yang berhasil meraih akreditasi tertinggi, mencerminkan bahwa perguruan tinggi tersebut semakin baik. 

Diantara sekian banyak perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi swasta (PTS) di Kalteng, Universitas Islam Negeri (UIN) Palangka Raya menjadi PTN pertama yang meraih akreditasi institusi Unggul. 

Baca Juga: UIN Palangka Raya Pecahkan Rekor MURI Manasik Haji Mahasiswa Terbanyak di Indonesia

“Alhamdulillah saat ini telah menjadi kampus unggul. Yang di Kalteng memperoleh predikat unggul institusi baru kita,” kata Rektor UIN Palangka Raya, Prof. Dr. Ahmad Dakhoir  saat menerima kunjungan Pimred Kalteng Pos, Selasa (23/6/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Prof. Dakhoir juga memaparkan sejumlah capaian yang berhasil diraih UIN Palangka Raya dalam beberapa tahun terakhir. Salah satunya adalah keberhasilan mempertahankan predikat perguruan tinggi unggul. 

“Capaian itu menjadi kebanggaan tersendiri karena menjadikan UIN Palangka Raya sebagai satu-satunya perguruan tinggi di Kalimantan Tengah yang meraih predikat unggul pada penilaian institusi terbaru,” kata Prof Dakhoir.

Berdasarkan Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) Nomor 2176/SK/BAN-PT/Ak/PT/V/2025, IAIN Palangka Raya secara resmi dinyatakan meraih peringkat Akreditasi Unggul dalam Akreditasi Perguruan Tinggi (APT). Penilaian ini berlaku selama lima tahun, sampai 6 Mei 2030. 

Baca Juga: UINPr Resmi Kantongi Izin Pembukaan Prodi S1 Pendidikan Matematika, Berkah Idul Adha untuk Dunia Pendidikan

Peringkat akreditasi ini mengacu pada Permendikbud No. 5 Tahun 2020. Tertinggi dengan predikat Unggul (dulu sebutannya A), di bawahnya predikat Baik Sekali (dulu B), di bawahnya lagi predikas Baik (dulu sebutannya C).  

Menurut Prof Dakhoir, kemajuan pendidikan tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan berbagai pihak, termasuk media massa yang memiliki kekuatan besar dalam menyebarkan informasi dan membangun kesadaran publik.

Karena itu, menurutnya, kampus harus lebih terbuka kepada masyarakat dan aktif menyampaikan berbagai informasi yang dapat mendorong tumbuhnya budaya belajar.

“Melalui media yang resmi dan terstruktur, semangat belajar harus terus disebarkan. Kalau tidak melibatkan media, kami tidak akan mampu menjangkau masyarakat secara luas. Kebaikan-kebaikan yang ada harus dibagikan agar manfaatnya semakin besar,” tegasnya.

Baca Juga: UIN Palangka Raya Mempertahankan Status Akreditasi Unggul Pasca Alih Bentuk

Menurutnya, masyarakat berhak mengetahui berbagai perkembangan yang terjadi di lingkungan kampus, baik terkait prestasi akademik, pengembangan kelembagaan, maupun kontribusi yang diberikan kepada masyarakat.

Tidak hanya itu, UIN Palangka Raya juga terus memperluas kiprah di tingkat internasional. Saat ini kampus tersebut sedang mempersiapkan diri untuk masuk dalam pemeringkatan Times Higher Education (THE), salah satu sistem pemeringkatan perguruan tinggi paling bergengsi di dunia.

Langkah menuju internasionalisasi itu didukung berbagai program strategis, mulai dari peningkatan publikasi ilmiah internasional, penguatan kerja sama luar negeri, hingga pengembangan program studi yang relevan dengan kebutuhan global.

“Kami sudah mempersiapkan untuk Times Higher Education Ranking sebagai bagian dari internasionalisasi kampus,” ungkap Prof. Dakhoir.

Perkembangan kampus juga terlihat dari bertambahnya program studi baru. Dalam waktu sekitar lima bulan, UIN Palangka Raya berhasil memperoleh izin delapan program studi baru. Capaian tersebut dinilai luar biasa karena proses pembukaan program studi biasanya membutuhkan waktu yang jauh lebih panjang.

Baca Juga: UIN Palangka Raya Gelar Bimbingan Manasik Haji bagi 1000 Mahasiswa

Selain itu, kampus juga tengah menunggu proses pembukaan Program Doktor Ilmu Hukum dan Program Doktor Manajemen Pendidikan yang diharapkan dapat semakin memperkuat posisi UIN Palangka Raya sebagai pusat pendidikan tinggi di Kalimantan Tengah.

Di bidang internasional, UIN Palangka Raya kini juga menjadi tujuan belajar mahasiswa dari berbagai negara. Mahasiswa asing asal Pakistan, Nigeria, Filipina, Thailand, Kamboja, hingga Bangladesh saat ini tercatat menempuh pendidikan di kampus tersebut.

Keberadaan mereka menjadi bukti meningkatnya kepercayaan dunia internasional terhadap kualitas pendidikan yang dimiliki UIN Palangka Raya.

Menjelang berakhirnya masa kepemimpinannya pada 2027 mendatang, Prof. Dakhoir mengaku ingin meninggalkan warisan yang memberikan dampak nyata bagi perkembangan kampus. Baginya, ukuran keberhasilan seorang pemimpin bukan terletak pada lamanya menjabat, melainkan pada kontribusi yang berhasil diwujudkan.

“Saya berharap satu tahun terakhir ini menjadi tahun karya dan tahun prestasi. Tidak perlu lama menjabat, yang penting ada legacy yang berdampak,” pungkasnya. (*)

Editor : Ayu Oktaviana
#times higher education (THE) #akreditasi #uin palangka raya #pendidikan #akreditasi unggul