PALANGKA RAYA - Universitas Islam Negeri Palangka Raya (UIN Palangka Raya) resmi memperoleh alokasi 130 kuota Beasiswa S1 Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) melalui jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang disetujui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Capaian tersebut menjadi angin segar bagi kampus sekaligus membuka kesempatan bagi guru PAUD untuk melanjutkan pendidikan tinggi dengan dukungan beasiswa.
Program tersebut sejalan dengan Asta Cita keempat Presiden Republik Indonesia, yakni memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui peningkatan kualitas pendidikan, sains, teknologi, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas.
Melalui skema RPL, para pendidik dapat melanjutkan studi dengan mekanisme pengakuan terhadap pengalaman belajar maupun pengalaman kerja yang telah dimiliki. Kehadiran program ini juga diproyeksikan menambah jumlah mahasiswa baru pada Program Studi S1 PIAUD UIN Palangka Raya.
Rektor UIN Palangka Raya, Prof. Dr. H. Ahmad Dakhoir, M.H.I., mengungkapkan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan pemerintah kepada kampus yang dipimpinnya.
“Alhamdulillah, UIN Palangka Raya memperoleh kepercayaan dengan disetujuinya 130 kuota Beasiswa S1 PIAUD jalur RPL. Ini merupakan kabar yang sangat menggembirakan sekaligus menjadi amanah yang harus kami jalankan dengan sebaik-baiknya. Saya mengucapkan selamat kepada seluruh sivitas akademika atas raihan ini,” ujarnya, Kamis (2/7/2026).
Menurut Ahmad Dakhoir, tidak banyak perguruan tinggi yang mendapatkan alokasi beasiswa melalui skema tersebut. Dari seluruh perguruan tinggi di Indonesia, hanya 17 kampus yang dipercaya menerima kuota program itu. Capaian tersebut menjadi bentuk rekognisi di tingkat nasional atas kualitas dan komitmen UIN Palangka Raya dalam mengembangkan pendidikan, khususnya pada bidang Pendidikan Islam Anak Usia Dini.
Ia berharap program tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kompetensi guru dan tenaga pendidik PAUD sehingga mampu melahirkan sumber daya manusia yang profesional, berkualitas, dan berdaya saing.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan UIN Palangka Raya, Dr. Muhammad Nasir, M.Pd., mengatakan alokasi 130 kuota beasiswa menjadi peluang besar bagi guru-guru PIAUD di seluruh Indonesia yang ingin meningkatkan kualifikasi akademik melalui jalur RPL.
“Kuota sebanyak 130 orang ini menjadi keberkahan bagi guru-guru PIAUD yang ingin melanjutkan kuliah melalui jalur RPL. Mereka kini memiliki kesempatan untuk meningkatkan kualifikasi akademiknya dengan dukungan beasiswa,” ujarnya.
Muhammad Nasir berharap kuota beasiswa tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh para guru PIAUD yang memenuhi persyaratan. Menurutnya, program ini menjadi kesempatan strategis untuk meningkatkan kualifikasi akademik sekaligus memperkuat kompetensi tenaga pendidik anak usia dini. Dengan demikian, manfaat program tidak hanya dirasakan oleh para penerima beasiswa, tetapi juga berdampak pada peningkatan kualitas layanan pendidikan anak usia dini serta penguatan sumber daya manusia di berbagai daerah.(afa/hms)
Editor : Ayu Oktaviana