PALANGKA RAYA – Suasana penuh semangat dan keceriaan mewarnai hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SD Islam Darussalam Palangka Raya, Senin (13/7/2026).
Sebanyak 64 murid baru disambut melalui prosesi simbolis melewati gerbang lawang sakepeng dan mengikuti atraksi unik bertema kereta api sebagai bagian dari pengenalan lingkungan sekolah.
Mengusung tema Mengenal, Bertumbuh, Berkarakter, dan Berkarya, kegiatan MPLS diawali sejak pukul 07.00 WIB dengan kehadiran para peserta didik baru yang diantar orang tua masing-masing ke lingkungan sekolah.
Prosesi pembukaan ditandai dengan pelepasan balon ke udara oleh Kepala SD Islam Darussalam Palangka Raya, Jamatul Solihin, S.Pd., Gr., yang dilanjutkan dengan penyematan kartu tanda pengenal kepada perwakilan murid baru sebagai simbol dimulainya perjalanan pendidikan mereka.
Jamatul Solihin menjelaskan bahwa MPLS selama lima hari bertujuan memperkenalkan budaya sekolah sekaligus membentuk karakter peserta didik sejak dini.
"MPLS lima hari ke depan adalah salah satu upaya untuk memperkenalkan budaya di sekolah sebelum memulai proses pembelajaran di kelas I. Khusus untuk kelas II sampai VI dilakukan penguatan lingkungan sekolah yang bertujuan untuk mengingat kembali budaya dan karakter sekolah," jelasnya.
Salah satu kegiatan yang menarik perhatian adalah permainan kereta api. Seluruh murid bersama para ustaz dan ustazah berbaris menyerupai rangkaian gerbong kereta sebelum memasuki ruang kelas.
Menurut Jamatul Solihin, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana bermain, tetapi juga menjadi media untuk mengenalkan lingkungan sekolah yang luas dan nyaman kepada peserta didik baru.
"Selain serah terima murid baru secara simbolis, salah satu upaya pengenalan lingkungan sekolah lainnya adalah dengan bermain kereta api yang menunjukkan bahwa sekolah memiliki halaman yang luas dan memadai," katanya.
Ia berharap rangkaian MPLS dapat menjadi fondasi dalam membentuk lulusan yang memiliki akhlakul karimah, berprestasi, berjiwa sosial, serta peduli terhadap lingkungan.
Keceriaan juga dirasakan para peserta didik baru. Salah satunya Adiva Marzia, siswi kelas I-B, yang mengaku senang bisa berkenalan dengan teman-teman baru.
"Disuruh kenalan sama temen baru di depan kelas. Seneng main kereta api sama ustaz dan ustadzah," ungkapnya dengan penuh semangat.
Sementara itu, Ketua Panitia MPLS SD Islam Darussalam Palangka Raya, Mika Okta Rahmadani, mengatakan permainan kereta api dipilih sebagai simbol perjalanan awal peserta didik menuju kesuksesan.
Selain prosesi serah terima murid melalui gerbang lawang sakepeng, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu membantu anak-anak beradaptasi dengan lingkungan sekolah, mengenal teman baru, serta menumbuhkan rasa percaya diri.
"Harapan kami anak-anak bisa mengenal teman dan dirinya sendiri sehingga dapat bertumbuh, berkarakter, dan berkarya melalui berbagai kegiatan serta meraih beragam prestasi," tutupnya.(*)
Editor : Ayu Oktaviana