Resmi Dibuka, 3.542 Mahasiswa Baru UPR Ikuti PKKMB 2026

Ismail • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:00 WIB
Rektor Universitas Palangka Raya, Prof. Dr. Ir. Salampak, M.S., IPU pasangkan tanda peserta kepada mahasiswa baru, Senin (20/8/2026)
Rektor Universitas Palangka Raya, Prof. Dr. Ir. Salampak, M.S., IPU pasangkan tanda peserta kepada mahasiswa baru, Senin (20/8/2026)

 

PALANGKA RAYA — Universitas Palangka Raya (UPR) resmi membuka rangkaian kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2026/2027 pada Senin (10/8/2026).

Sebanyak 3.542 mahasiswa baru mengikuti pembukaan PKKMB UPR 2026 yang diawali dengan prosesi adat khas Kalimantan Tengah, Lawang Sakepeng, serta penyematan atribut mahasiswa secara simbolis dari tiap fakultas.

Pada tahun ini, PKKMB UPR mengusung tema "Melangkah Bersama Membangun Mahasiswa UPR yang Unggul, Adaptif, Berdampak, dan Berkelanjutan Berlandaskan Semangat Isen Mulang dan Falsafah Huma Betang menuju Indonesia Emas 2045".

Kegiatan perdana ini dirancang sebagai momentum pembekalan serta pengenalan budaya akademik dan lingkungan kampus bagi mahasiswa baru.

Pesan Rektor UPR: Mahasiswa Harus Mandiri dan Kritis

Rektor Universitas Palangka Raya, Prof. Dr. Ir. Salampak, M.S., IPU, menekankan transformasi penting dari fase siswa menjadi mahasiswa. Menurutnya, dunia perguruan tinggi menuntut tingkat kemandirian yang jauh lebih tinggi.

"Di kampus kita belajar bagaimana cara berpikir, cara memandang suatu masalah, membangun integritas, melatih kepemimpinan, dan menemukan jati diri," ujar Prof. Salampak.

Ia mendorong seluruh mahasiswa baru untuk berani bermimpi besar dan memastikan ilmu yang didapat selama perkuliahan nantinya membawa dampak nyata bagi masyarakat luas.

Pemprov Kalteng Dorong Pendidikan Inklusif dan Nilai Belom Bahadat

Dukungan juga datang dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Mewakili Gubernur Kalteng, Plt. Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Lisda Arriyana, S.Sos., menyampaikan bahwa kampus adalah kawah candradimuka pembentukan karakter dan wawasan.

Plt. Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Lisda Arriyana, S.Sos mewakili Gubernur Kalteng, memasangkan tanda peserta kepada mahasiswa baru UPR.
Plt. Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Lisda Arriyana, S.Sos mewakili Gubernur Kalteng, memasangkan tanda peserta kepada mahasiswa baru UPR.

Lisda menjelaskan bahwa visi pendidikan tinggi ini selaras dengan program prioritas pembangunan nasional (Asta Cita) yang digagas Presiden Prabowo Subianto, yaitu membangun bangsa mulai dari kawasan pedalaman hingga perkotaan.

“Menjadi mahasiswa UPR bukan hanya sebuah kebanggaan, tetapi juga amanah dan tanggung jawab. Mahasiswa adalah insan akademik yang dituntut lebih mandiri, kritis, disiplin, dan bertanggung jawab,” kutip Lisda saat membacakan sambutan Gubernur.

Ia menegaskan komitmen Pemprov Kalteng dalam menjamin akses pendidikan yang inklusif di wilayahnya. Pemprov memastikan tidak ada putra-putri Kalimantan Tengah yang terkendala untuk sekolah, kuliah, berobat, maupun memenuhi kebutuhan dasar.

Pentingnya Menjaga Etika dan Menjauhi Perilaku Negatif

Di akhir arahannya, Pemprov Kalteng mengingatkan para mahasiswa baru untuk senantiasa memegang teguh falsafah Huma Betang (hidup rukun dalam keberagaman) dan nilai Belom Bahadat (menjunjung tinggi adab, etika, dan norma).

Mahasiswa juga diimbau untuk membentengi diri dari berbagai ancaman masa depan, seperti perjudian online, penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, dan tindakan asusila.

"Jadikan kampus sebagai tempat menyalakan cita-cita, ilmu sebagai bekal perjalanan, dan pengabdian sebagai tujuan akhir," tutupnya. (*)

Editor : Ayu Oktaviana
Prof. Dr. Ir. Salampak PKKMB UPR pkkmb penyalahgunaan narkoba Universitas Palangka Raya (UPR)