PALANGKA RAYA - Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Talawang Tahun 2026 UIN Palangka Raya resmi dibuka, Rabu (12/8). Kegiatan yang berlangsung di Gedung Aula Utama UIN Palangka Raya tersebut menjadi momentum awal bagi mahasiswa baru mengenal lingkungan akademik dan kehidupan kemahasiswaan.
Mengusung tema “Pemuda Berintegritas, Cinta Keberagaman, Harmoni dalam Persatuan”, pembukaan PBAK dihadiri Rektor UIN Palangka Raya Prof. Dr. H. Ahmad Dakhoir, S.H.I., M.H.I., Kepala Biro AKU, para wakil rektor, jajaran pimpinan, Ketua Dewan Mahasiswa, panitia serta mahasiswa baru.
Hadir pula Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Kalimantan Tengah Ir. Hj. Sunarti, M.M. mewakili Gubernur Kalteng, perwakilan Kapolda Kalteng, perwakilan Kakanwil Kemenag Kalteng dan perwakilan Kemenhaj Kalteng.
Ketua Umum Pelaksana PBAK UIN Palangka Raya, Favi Aditya Ikhsan, S.Fil.I., M.Med.Kom., dalam laporannya menyebutkan, PBAK Talawang 2026 diikuti 1.030 mahasiswa reguler. Selain itu, terdapat 187 peserta yang mengikuti kegiatan melalui live streaming serta sejumlah mahasiswa asing.
Ia berharap seluruh mahasiswa baru mengikuti rangkaian PBAK dengan antusias, disiplin dan penuh tanggung jawab.
“Kami berharap mahasiswa baru dapat mengikuti seluruh rangkaian PBAK dengan sungguh-sungguh, mengenal kampus, memahami lingkungan akademik dan kemahasiswaan, serta membangun semangat untuk menjadi bagian dari keluarga besar UIN Palangka Raya,” ujarnya.
Sementara itu, Rektor UIN Palangka Raya Prof. Dr. H. Ahmad Dakhoir menegaskan, PBAK bukan sekadar kegiatan seremonial. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi pintu awal mahasiswa memasuki suasana baru dalam perjalanan pendidikan tinggi.
“Kegiatan ini diharapkan memberikan dampak dan manfaat yang positif, memberikan bekal pengetahuan dan wawasan, sekaligus membangun semangat belajar yang ceria, gembira dan penuh keberkahan dalam menyambut suasana baru, dari seorang siswa menjadi mahasiswa UIN Palangka Raya,” tutur Rektor.
Rektor juga berpesan kepada panitia agar mengedepankan pendekatan edukatif dan humanis selama mendampingi mahasiswa baru. Panitia diminta senantiasa menyapa, merangkul, membimbing serta membantu mahasiswa baru agar dapat beradaptasi dengan lingkungan kampus.
Rangkaian pembukaan kemudian diisi dengan penyematan almamater secara simbolis kepada perwakilan mahasiswa baru. Penyematan tersebut menjadi penanda dimulainya perjalanan akademik dan kehidupan kemahasiswaan mahasiswa baru UIN Palangka Raya.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur Kalteng melalui Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Kalteng Ir. Hj. Sunarti, M.M., mengajak mahasiswa mengubah pola pikir dari sekadar “menuntut ilmu” menjadi “menjemput peradaban.”
Mahasiswa, lanjutnya, tidak cukup hanya mengejar indeks prestasi kumulatif (IPK) tinggi. Mereka juga dituntut memperluas wawasan, mengembangkan keterampilan, memanfaatkan waktu sebaik mungkin dan menjauhi berbagai perilaku yang dapat merusak masa depan.
Pemprov Kalteng, katanya, berkomitmen mendukung peningkatan kualitas pendidikan tinggi di daerah. Hal itu sebagai bagian dari upaya menyiapkan generasi muda yang unggul dan mampu bersaing.
Pembukaan PBAK Talawang 2026 secara resmi ditandai dengan penabuhan gong. Suara gong pun menggema di Aula Utama UIN Palangka Raya, menandai dimulainya seluruh rangkaian PBAK bagi mahasiswa baru tahun akademik 2026.(afa)
Editor : Ayu Oktaviana