Hari Kedua PBAK Talawang 2026, Mahasiswa Baru Diajak Pantang Menyerah dan Berbakti kepada Orang Tua
Kamila • Dipublikasikan Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:00 WIB
Wakil Bupati Murung Raya Rahmanto Muhidin bersama Rektor UIN Palangka Raya H. Ahmad Dakhoir dan jajaran berfoto bersama mahasiswa baru usai kegiatan PBAK Talawang 2026 di Aula Utama UIN Palangka Raya, Kamis (13/8). FOTO HUMAS UIN PALANGKA RAYA
PALANGKA RAYA - Rangkaian Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Talawang UIN Palangka Raya Tahun 2026 memasuki hari kedua, Kamis (13/8/2026).Bertempat di Aula Utama Universitas Islam Negeri (UIN) Palangka Raya Jl G Obos, mahasiswa baru mendapat suntikan motivasi dari dua narasumber inspiratif. Keduanya yakni Wakil Bupati Murung Raya Rahmanto Muhidin, S.HI., M.H. dan Rektor UIN Palangka Raya Prof. Dr. H. Ahmad Dakhoir, S.H.I., M.H.I. Hadir didampingi sang istri, Dina Mulidah, Rahmanto Muhidin membagikan kisah perjalanan hidup serta pengalamannya kepada mahasiswa baru. Ia mendorong para mahasiswa untuk tidak mudah menyerah dalam mengejar cita-cita.
Menurut Rahmanto, setiap orang memiliki latar belakang, kemampuan, dan perjalanan hidup yang berbeda. Perbedaan tersebut, kata dia, bukan menjadi alasan untuk merasa rendah diri maupun berhenti mengembangkan potensi. “Teruslah berproses. Proses tidak mengkhianati hasil. Apa yang kita dapatkan hari ini merupakan buah dari usaha yang kita lakukan sebelumnya,” pesannya.Ia menegaskan, dengan tekad kuat, usaha, dan doa, setiap orang memiliki kesempatan untuk meraih keberhasilan. Pesan tersebut juga sejalan dengan firman Allah SWT dalam QS. Ar-Ra’d ayat 11 yang menegaskan bahwa Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum hingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.Sementara itu, Rektor UIN Palangka Raya H. Ahmad Dakhoir turut memberikan motivasi kepada mahasiswa baru. Ia mengingatkan agar kesempatan menempuh pendidikan di UIN Palangka Raya tidak hanya dimanfaatkan untuk mengejar prestasi akademik.Lebih dari itu, masa perkuliahan harus menjadi bagian dari proses pembentukan karakter dan jati diri mahasiswa.H. Ahmad Dakhoir juga mengingatkan pentingnya berbakti dan berkhidmat kepada orang tua. Sebab, keberhasilan mahasiswa tidak semata-mata diukur dari nilai akademik maupun prestasi yang diraih. “Jadilah mahasiswa yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak yang baik,” ucapnya.
Ia berharap, setelah menyelesaikan pendidikan dan menjadi alumni UIN Palangka Raya, para mahasiswa mampu membawa nama baik almamater sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi keluarga dan masyarakat. “Kelak, ketika menjadi alumni UIN Palangka Raya, jadilah pribadi yang mampu membawa nama baik almamater dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (afa) Editor : Ayu Oktaviana