Seminar Nasional FMIPA UPR Hadirkan Pakar Nasional dan Internasional

Ismail • Dipublikasikan Senin, 12 Oktober 2026 | 15:40 WIB
Rektor UPR Prof Bhayu Rhama PhD pada sesi Pembukaan Seminar Nasional Sains dan Teknolgi SNST ke-8 Tahun 2026 diikuti 115 peserta dengan 105 makalah dan 4 pembicara internasional. FOTO ISMAIL/KALTENGPOS.JAWAPOS.COM
Rektor UPR Prof Bhayu Rhama PhD pada sesi Pembukaan Seminar Nasional Sains dan Teknolgi SNST ke-8 Tahun 2026 diikuti 115 peserta dengan 105 makalah dan 4 pembicara internasional. FOTO ISMAIL/KALTENGPOS.JAWAPOS.COM

PALANGKA RAYA – Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SNST) ke-8 Tahun 2026  Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Palangka Raya (FMIPA UPR), Senin (12/10/2026) menghadirkan para pakar nasional dan internasional.

Tahun ini SNST mengusung tema "Kolaborasi Inovasi Sains dan Teknologi Berbasis Sumber Daya Alam dan Potensi Lokal untuk Transformasi Berdampak Menuju Indonesia Emas 2045."

Baca Juga: Program 100 Hari Rektor UPR Prof Bhayu Rhama Buka Saluran Halo UPR

Tema ini merefleksikan urgensi kolaborasi lintas disiplin ilmu untuk menghasilkan kemajuan akademik sekaligus memberikan solusi nyata bagi masyarakat. Kekayaan sumber daya alam dan potensi lokal Indonesia dinilai sebagai modal strategis yang memerlukan dukungan riset, inovasi, serta sinergi erat antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

Perhelatan ini dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Palangka Raya yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr. Nataliana Asi, M.A. 

Dalam sambutannya Dr. Natalina memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada FMIPA yang secara konsisten mampu menyelenggarakan kegiatan strategis sampai ke 8 kalinya, hal ini tentunya membuktikan kapasitas dan kapabilitas civitas akademika FMIPA dalam menggelar agenda besar ilmiah seperti ini. 

Ia berharap hasil dari forum ilmiah ini dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas dan menghasilkan solusi bagi berbagai permasalahan yang terjadi sekarang ini. Ia juga menginginkan agenda rutin tahunan ini dapat menjadi pintu masuk terjalinnya kemitraan strategis yang saling menguntungkan antara UPR dan mitra luar.

Sementara itu Dekan FMIPA Prof Dr Agus Haryono MSi, menyampaikan seminar ini jangan berhenti sampai di sini. Harus ada tindak lanjut. Karena menurutnya, apa yang dibahas hari ini harus memberikan manfaat lebih luas.

Sebelum sesi pemaparan dimulai, Rektor Universitas Palangka Raya Periode 2026-2030, Prof. Bhayu Rhama, S.T.,M.B.A., Ph.D.,  di tengah padatnya agenda menyempatkan diri hadir untuk memberikan dukungan moril atas pelaksanaan seminar nasional ini dan berdialog singkat dengan unsur Pimpinan FMIPA, panitia penyelenggara dan peserta seminar.

Berdasarkan data yang disampaikan Ketua Panitia Pelaksana, Reny Rosalina, Ph.D, kegiatan ini diikuti oleh 115 peserta dari berbagai latar belakang, yang terdiri atas 105 pemakalah dan 10 peserta non pemakalah. 

Jangkauan partisipasi forum ilmiah ini tergolong luas dan internasional, mencakup 104 peserta asal Indonesia dari 14 provinsi dan 21 institusi, serta 11 peserta dari Malaysia. Dari aspek publikasi, panitia menerima 105 abstrak yang terbagi menjadi 72 abstrak untuk presentasi dan 33 naskah full paper. Peserta hadir dari beragam kalangan, mulai dari mahasiswa sarjana hingga pascasarjana, dosen, peneliti, profesional, hingga praktisi umum.

Hadirkan Pakar Nasional dan Internasional

Kekuatan utama seminar ini terletak pada kehadiran narasumber terkemuka dari berbagai bidang keahlian dan institusi dalam dan luar negeri. 

Sesi keynote speaker, menghadirkan  Aep Patah, Ph.D., Dekan FMIPA Institut Teknologi, dengan bidang keahlian Kimia; Dr. Adventus Panda, S.Si., M.Si., dari Program Studi Biologi FMIPA Universitas Palangka Raya, dan
Assoc. Prof. Ir. Ts. Dr. Nur Hasimah Alias dari Universiti Teknologi MARA, Shah Alam, Malaysia, 
serta praktisi industry, Arivian Rahmadian Wimulya, officer Management Development PT Asmin Bara Bronang
Sementara itu, sesi invited speaker menghadirkan : Dr. David Nugroho, dari Department of Integrated Science, Faculty of Science, Khon Kaen University, Thailand, Dr. Indra Memdi Khoris, dari Research Institute of Materials Chemistry, Chungnam National University Republic of Korea Dr. apt. Mohammad Rizki Fadhil Pratama, S.Farm., M.Si. dari Universitas Muhammadiyah Palangka Raya, dengan bidang farmasi, dan Retno Agnestia, S.Si., M.Sc., Ph.D. dari Program Studi Kimia FMIPA Universitas Palangka Raya.

Kehadiran para pakar ini diharapkan mampu memperkaya diskusi ilmiah serta membuka peluang jejaring kolaborasi strategis antara akademisi, peneliti, dan pelaku industri.

Apresiasi dan Harapan Menuju Indonesia Emas 2045

Panitia pelaksana menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada pimpinan UPR serta pimpinan FMIPA atas arahan dan dukungan penuh yang diberikan. Apresiasi khusus juga disampaikan kepada Turangga Resources yang menaungi PT Asmin Bara Bronang, PT Suprabari Mapanindo Mineral, dan PT Telen Orbit Prima yang telah secara konsisten sejak tahun 2018 menjadi sponsor utama terselenggaranya perhelatan ini.

Melalui rangkaian acara yang meliputi pembukaan, pemaparan materi utama, presentasi makalah, hingga diskusi ilmiah, seminar ini diharapkan tidak sekadar menjadi wadah diseminasi hasil riset, melainkan ruang tumbuh bagi gagasan dan inovasi yang berkelanjutan demi mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. (*)

Editor : Ayu Oktaviana
Prof Bhayu Rhama SNST FMIPA UPR Indonesia Emas 2045 seminar