Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Kisah Vozinha, Kiper 40 Tahun yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026

Petrus • Selasa, 16 Juni 2026 | 09:59 WIB
Keberhasilan Cape Verde menahan imbang 0-0 raksasa sepak bola Spanyol tak lepas dari kontribusi besar sosok Vozinha. Penampilan apik kiper berusia 40 tahun itu membuat para pemain La Furia Roja taka mampu mencetak satu gol pun di laga itu. (Sumber: Maddie Meyer/FIFA via Getty Images)
Keberhasilan Cape Verde menahan imbang 0-0 raksasa sepak bola Spanyol tak lepas dari kontribusi besar sosok Vozinha. Penampilan apik kiper berusia 40 tahun itu membuat para pemain La Furia Roja taka mampu mencetak satu gol pun di laga itu. (Sumber: Maddie Meyer/FIFA via Getty Images)

Kiper veteran Cape Verde, Vozinha, mencuri perhatian usai tampil heroik menahan Spanyol di Piala Dunia 2026. Simak kisah unik nama, perjalanan karier, dan aksi gemilang sang penjaga gawang berusia 40 tahun.

 

NAMA Vozinha mendadak menjadi perbincangan hangat setelah tampil luar biasa saat Cape Verde sukses menahan imbang Spanyol dengan skor 0-0 pada laga Grup H Piala Dunia 2026, Senin (15/6/2026).

Di tengah tekanan besar dari skuad La Furia Roja, sang penjaga gawang veteran menunjukkan ketenangan dan kualitasnya dengan menggagalkan berbagai peluang emas lawan.

Hasil imbang tersebut menjadi momen berharga bagi Cape Verde yang berhasil mencuri satu poin dari salah satu tim unggulan turnamen.

Sosok Vozinha menjadi pemain kunci di balik keberhasilan itu berkat sederet penyelamatan penting sepanjang pertandingan.

 

Vozinha Jadi Tembok Kokoh yang Hentikan Serangan Spanyol

Spanyol tampil dominan sejak awal pertandingan dengan menguasai bola dan terus menekan pertahanan Cape Verde.

Namun, setiap peluang yang diciptakan para pemain Spanyol selalu menemui jalan buntu karena penampilan apik Vozinha di bawah mistar.

Kiper berusia 40 tahun tersebut beberapa kali melakukan penyelamatan krusial untuk menjaga gawangnya tetap aman.

Refleks cepat, keberanian keluar dari garis gawang, serta komunikasi dengan lini pertahanan membuat Cape Verde mampu bertahan dari serangan bertubi-tubi.

Penampilan tersebut membuat Vozinha dianggap sebagai salah satu aktor utama keberhasilan Blue Sharks mendapatkan hasil mengejutkan di laga pembuka Piala Dunia 2026.

 

Nama Asli Berbeda, Julukan Vozinha Punya Cerita Panjang

Di balik nama yang kini dikenal dunia sepak bola, Vozinha ternyata memiliki nama asli Osimar Jose Evora Dias.

Julukan unik tersebut sudah melekat sejak ia masih kecil dan berasal dari lingkungan keluarganya di Pulau Sao Vicente.

Dalam cerita yang pernah ia sampaikan kepada FIFA, Vozinha mengungkapkan bahwa panggilan tersebut diberikan oleh keluarga.

Ia tumbuh bersama kakek dan neneknya karena sang ayah bertugas di militer, sementara ibunya harus bekerja.

Ketika memulai karier profesional di Angola bersama klub Progresso, ia tetap menggunakan nama Vozinha di jersey.

Keputusan itu diambil karena ada pemain lain yang memiliki nama depan sama dengannya.

Alih-alih mencari nama baru, ia memilih mempertahankan identitas yang sudah melekat sejak kecil.

 

Pengalaman Panjang Antar Cape Verde ke Panggung Dunia

Vozinha bukan nama baru di sepak bola Cape Verde.

Ia telah menjadi bagian penting tim nasional selama lebih dari satu dekade sejak menjalani debut internasional sekitar 14 tahun lalu.

Dengan lebih dari 80 penampilan bersama tim nasional, Vozinha juga sudah merasakan atmosfer empat edisi Piala Afrika sebelum akhirnya tampil di Piala Dunia untuk pertama kalinya pada 2026.

Meski kini bermain di klub kasta kedua Liga Portugal, kualitas dan pengalamannya masih terlihat jelas.

Usia 40 tahun tidak menghalanginya tampil percaya diri menghadapi pemain-pemain kelas dunia.

 

Cape Verde Andalkan Vozinha untuk Lanjutkan Kejutan

Hasil imbang melawan Spanyol menjadi modal penting bagi Cape Verde dalam perjalanan mereka di Grup H Piala Dunia 2026.

Setelah menghadapi salah satu kandidat kuat juara, Blue Sharks masih harus berhadapan dengan Uruguay dan Arab Saudi.

Performa Vozinha akan kembali menjadi sorotan dalam dua laga berikutnya.

Jika mampu mempertahankan penampilan gemilang seperti saat melawan Spanyol, Cape Verde memiliki peluang besar untuk terus membuat kejutan di turnamen terbesar sepak bola dunia tersebut. (*)

Editor : Petrus
#kisah vozinha #kiper 40 tahun #bikin spanyol frustasi #penjaga gawang cape verde #piala dunia 2026