Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Lukaku Jadi Pembeda, Belgia Selamat dari Kekalahan Lawan Mesir di Piala Dunia 2026

Petrus • Selasa, 16 Juni 2026 | 11:53 WIB
Penyerang Belgia Romelu Lukaku dan Kevin De Bruyne berselebrasi usai timnya menyamakan kedudukan dalam laga kontra Mesir pada penyisihan Grup G Piala Dunia 2026 di Seattle, Selasa (16/6) dini hari WIB. (Sumber: theanalyst.com)
Penyerang Belgia Romelu Lukaku dan Kevin De Bruyne berselebrasi usai timnya menyamakan kedudukan dalam laga kontra Mesir pada penyisihan Grup G Piala Dunia 2026 di Seattle, Selasa (16/6) dini hari WIB. (Sumber: theanalyst.com)

Kehadiran Romelu Lukaku menjadi titik balik pertandingan Belgia vs Mesir di Piala Dunia 2026. Masuk sebagai pemain pengganti, striker Belgia itu langsung memberi dampak besar hingga membantu timnya terhindar dari kekalahan.

 

TIMNAS Belgia harus puas berbagi angka dengan Mesir setelah bermain imbang 1-1 pada laga Grup G Piala Dunia 2026 di Seattle, Selasa (16/6) dini hari WIB.

Sempat tertinggal lebih dulu akibat gol Emam Ashour, Belgia baru mampu bangkit setelah Romelu Lukaku masuk pada babak kedua.

Meski hanya bermain sekitar 25 menit, kehadiran Lukaku langsung mengubah jalannya pertandingan.

Penyerang berpengalaman itu memberikan energi baru di lini depan Belgia dan menjadi sosok penting di balik gol penyama kedudukan.

 

Lukaku Masuk, Serangan Belgia Langsung Lebih Hidup

Belgia mengalami kesulitan besar menghadapi Mesir di babak pertama.

Permainan disiplin tim asuhan Hossam Hassan membuat Kevin De Bruyne dan rekan-rekannya kesulitan menciptakan peluang berbahaya.

Situasi mulai berubah setelah pelatih Rudi Garcia memasukkan Romelu Lukaku pada menit ke-66.

Kehadiran striker berpostur besar tersebut membuat Belgia memiliki opsi serangan yang berbeda.

Lukaku mampu menjadi target umpan di lini depan, membuka ruang bagi pemain seperti De Bruyne, Jeremy Doku, dan Leandro Trossard untuk bergerak lebih bebas.

Belgia pun mulai meningkatkan tekanan ke pertahanan Mesir.

 

Sentuhan Pertama Lukaku Berbuah Gol Penyama Kedudukan

Dampak Lukaku terasa hampir seketika setelah masuk lapangan.

Pada serangan pertama Belgia ketika dirinya berada di atas lapangan, Belgia berhasil mencetak gol.

Gol tersebut terjadi melalui situasi duel Lukaku di depan gawang Mesir.

Tekanan yang diberikan sang striker membuat Mohamed Hany melakukan kesalahan hingga bola masuk ke gawang sendiri.

Meskipun tercatat sebagai gol bunuh diri, peran Lukaku sangat besar karena kehadirannya memaksa pertahanan Mesir bekerja lebih keras dan kehilangan konsentrasi.

 

Lukaku Beri Ancaman Baru hingga Menit Akhir

Setelah skor berubah menjadi 1-1, Belgia semakin percaya diri.

Mereka mulai menguasai permainan dan terus menekan pertahanan Mesir.

Lukaku menjadi pusat perhatian karena mampu memenangkan duel udara dan membuat lini belakang Mesir tidak bisa bermain terlalu nyaman.

Pada menit ke-87, ia bahkan hampir membawa Belgia berbalik unggul.

Menerima umpan silang, sundulan Lukaku mengarah ke gawang, tetapi bola masih melayang di atas mistar.

Peluang itu menjadi salah satu momen terbaik Belgia di babak kedua.

 

Masuknya Lukaku Jadi Sinyal Positif Belgia

Hasil imbang melawan Mesir memang belum ideal bagi Belgia, tetapi performa Lukaku memberikan harapan baru.

Dalam waktu singkat, ia mampu mengubah ritme pertandingan dan membuat serangan Belgia lebih berbahaya.

Pelatih Rudi Garcia tampaknya masih melihat Lukaku sebagai salah satu senjata utama di turnamen ini.

Pengalaman, kekuatan fisik, serta kemampuan menarik perhatian bek lawan membuatnya tetap menjadi pemain penting bagi Belgia di Piala Dunia 2026.

Dengan kontribusi tersebut, Lukaku membuktikan bahwa dirinya masih bisa menjadi pembeda dalam pertandingan besar, bahkan ketika hanya tampil sebagai pemain pengganti. (*)

Editor : Petrus
#romelu lukaku #jadi pembeda #selamat dari kekalahan #piala dunia 2026 #belgia