Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Ismael Kone Alami Patah Tulang Tibia dan Fibula, Pemulihan Diperkirakan Hingga Lima Bulan

Miftahul Ilma • Jumat, 19 Juni 2026 | 16:20 WIB
Ismael Kone cedera parah saat Kanada bertemu Qatar.(AP)
Ismael Kone cedera parah saat Kanada bertemu Qatar.(AP)

KALTENGPOS.JAWAPOS.COM – Kemenangan besar Kanada atas Qatar dalam ajang Piala Dunia 2026 Jumat (18/6/2026) harus dibayar mahal.

Usai melibas Qatar dalam pesta enam gol tanpa balas, skuad Kanada kehilangan salah satu pemainnya, Ismael Kone  yang mengalami cedera mengerikan hingga harus menjalani operasi kaki.

Cedera itu terjadi pada babak kedua ketika gelandang berusia 24 tahun tersebut tengah menguasai bola. Kone mendapat tekel keras dari pemain Qatar, Assim Madibo, yang membuatnya langsung terjatuh dan tidak mampu melanjutkan pertandingan. 

Pelatih Kanada, Jesse Marsch, mengaku mengetahui tingkat keparahan cedera tersebut sejak awal. Bahkan, suara benturan tulang yang patah terdengar jelas dari area bangku cadangan. 

“Itu benar-benar terjadi di depan kami, dan semua orang bisa mendengar tulangnya patah,” ujarnya, mengutip Sportsnet. 

Menurut Marsch, suara tersebut mengingatkannya pada cedera serupa yang dialami pemain Kanada lainnya, Tajon Buchanan, saat Copa America 2024.

“Hatimu hancur untuk Kone. Semua orang sedikit terguncang dengan kejadian ini, karena sifat cederanya dan juga karena Ismaël adalah bagian besar dari hati tim kami,” ujarnya.

Insiden itu sempat membuat suasana pertandingan memanas. Pemain kedua tim terlibat dorong-dorongan ketika tim medis masuk ke lapangan untuk memberikan pertolongan. 

Kone akhirnya dievakuasi menggunakan tandu di tengah sorakan dukungan dari 52.479 penonton di Stadion BC Place.

Madibo lalu diganjar kartu merah akibat tekel tersebut. Suporter Kanada pun mengecam aksi itu. 

Usai insiden, Kone langsung dilarikan ke rumah sakit. Ia menunggu tindakan operasi dengan didampingi keluarga. Ia diketahui mengalami patah tulang tibia dan fibula. 

Cedera tersebut mengharuskan pemain bernomor punggung delapan itu menjalani operasi. Cedera itu juga diperkirakan akan membuatnya vakum selama empat hingga lima bulan.

Sementara itu, rekan-rekannya berusaha menjaga semangat tim dengan menjadikan cedera tersebut sebagai motivasi. Nathan Saliba yang masuk menggantikan Kone mengaku situasi tersebut tidak mudah.

“Saya hanya harus melakukannya. Rasanya seperti melempar bayi ke laut dan dia harus belajar berenang. Kurang lebih seperti itu,” kata Saliba.

Menariknya, Saliba langsung memberi dampak besar. Enam menit setelah masuk, ia mencetak gol melalui tendangan bebas yang membawa Kanada unggul 4-0.

Selebrasi gol itu pun ia persembahkan untuk Koné. Saliba membentuk angka delapan dengan jarinya, sesuai nomor punggung sang gelandang, sebelum mengangkat jersey Koné ke arah tribun.

“Saya hanya ingin melakukan sesuatu untuknya dan menunjukkan bahwa ini bukan sekadar pertandingan lalu kami melanjutkan hidup seperti biasa. Saya tidak merasa ingin merayakan, saya hanya memikirkan teman saya,” ucap Saliba.

Koné merupakan pemain penting bagi Kanada. Ia sudah mencatat 42 penampilan bersama tim nasional dan dikenal memiliki kecepatan serta kemampuan menggiring bola yang menjadi senjata utama tim.

Kanada memang berhasil mencatat kemenangan bersejarah dengan skor telak 6-0 atas Qatar. (*)

Editor : Agus Pramono
#ismael kone #kanada vs qatar #cedera ismael kone