Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Tangis Belgia di Piala Dunia 2026, Generasi Emas Tutup Kisah Tanpa Trofi

Petrus • Sabtu, 11 Juli 2026 | 23:50 WIB
Timnas Belgia akhirnya mengubur mimpi mereka untuk mengangkat frofi Piala Dunia 2026 usai takluk 1-2 dari Spanyol pada babak perempat final. Kegagalan itu menjadi simbol berakhirnya era yang selama lebih dari satu dekade menghadirkan harapan besar bagi sepak bola negara tersebut. (Sumber: Getty Images via AFP)
Timnas Belgia akhirnya mengubur mimpi mereka untuk mengangkat frofi Piala Dunia 2026 usai takluk 1-2 dari Spanyol pada babak perempat final. Kegagalan itu menjadi simbol berakhirnya era yang selama lebih dari satu dekade menghadirkan harapan besar bagi sepak bola negara tersebut. (Sumber: Getty Images via AFP)

Generasi Emas Belgia resmi menutup perjalanan di Piala Dunia 2026 setelah kalah dari Spanyol pada babak perempat final. Kekalahan ini berpotensi menjadi penampilan terakhir sejumlah legenda Belgia di panggung sepak bola dunia.

 

PERJALANAN Generasi Emas Belgia di pentas sepak bola dunia tampaknya benar-benar mencapai ujung jalan.

Kekalahan 1-2 dari Spanyol pada babak perempat final Piala Dunia 2026 tak hanya menggagalkan langkah De Rode Duivels menuju semifinal, tetapi juga menjadi simbol berakhirnya era yang selama lebih dari satu dekade menghadirkan harapan besar bagi sepak bola Belgia.

Sederet nama besar yang pernah mengangkat pamor Belgia kini harus mengakhiri kisah mereka tanpa pernah meraih trofi Piala Dunia.

 

Era Generasi Emas yang Pernah Ditakuti

Generasi Emas Belgia mulai mencuri perhatian dunia pada era 2010-an ketika banyak pemain mereka menjadi andalan klub-klub elite Eropa.

Nama-nama seperti Vincent Kompany, Eden Hazard, Kevin De Bruyne, Romelu Lukaku, Thibaut Courtois, Dries Mertens, Marouane Fellaini, Toby Alderweireld, Thomas Vermaelen, hingga Axel Witsel menjadikan Belgia sebagai salah satu tim dengan materi pemain terbaik di dunia.

Kombinasi kualitas individu dan kedalaman skuad membuat Belgia selalu masuk daftar unggulan dalam berbagai turnamen besar.

Bahkan, mereka sempat menduduki peringkat pertama ranking FIFA selama beberapa tahun.

 

Prestasi Hebat, Tetapi Trofi Tak Pernah Datang

Meski dipenuhi pemain kelas dunia, Generasi Emas Belgia tak pernah berhasil mengangkat trofi bergengsi.

Mereka mencapai perempat final Piala Dunia 2014 sebelum mencatatkan pencapaian terbaik dengan finis di posisi ketiga pada Piala Dunia 2018.

Harapan untuk melangkah lebih jauh kembali muncul di berbagai turnamen berikutnya. Namun performa Belgia perlahan menurun.

Pada Piala Dunia 2022 mereka gagal lolos dari fase grup, sementara di Piala Dunia 2026 langkah mereka kembali terhenti di babak perempat final usai dikalahkan Spanyol.

 

Sisa-Sisa Generasi Emas Tak Mampu Selamatkan Belgia

Di Piala Dunia 2026, hanya segelintir anggota Generasi Emas yang masih memperkuat skuad Belgia.

Kevin De Bruyne dan Thibaut Courtois tetap menjadi andalan di tim utama, sementara Romelu Lukaku lebih banyak berperan sebagai pelapis meski masih mampu menyumbangkan tiga gol sepanjang turnamen.

Axel Witsel juga menjadi salah satu pemain senior yang masih bertahan di dalam skuad.

Pengalaman para pemain senior membantu Belgia melangkah hingga babak delapan besar.

Namun, mereka gagal membendung permainan efektif Spanyol yang memastikan tiket ke semifinal sekaligus mengakhiri mimpi Belgia.

 

Akhir Sebuah Era, Courtois Jadi Harapan Terakhir

Tersingkirnya Belgia dari Piala Dunia 2026 diprediksi menjadi penampilan terakhir sebagian besar anggota Generasi Emas di ajang sepak bola terbesar dunia.

Usia yang terus bertambah membuat peluang mereka tampil kembali pada edisi 2030 semakin kecil.

Dari para pemain senior yang masih tersisa, Thibaut Courtois dinilai sebagai sosok yang paling berpeluang kembali tampil empat tahun mendatang jika mampu mempertahankan performanya.

Sementara bagi Kevin De Bruyne, Romelu Lukaku, dan Axel Witsel, kegagalan di perempat final kemungkinan besar menjadi penutup perjalanan panjang mereka bersama Generasi Emas Belgia.

Generasi yang dipenuhi talenta luar biasa, tetapi harus mengakhiri kisah tanpa trofi Piala Dunia. (*)

Editor : Petrus
#tanpa trofi #tangis belgia #tutup kisah #piala dunia 2026 #generasi emas