Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Mimpi Swiss di Piala Dunia 2026 Pupus, Argentina Hentikan Langkah di Perempat Final

Petrus • Senin, 13 Juli 2026 | 15:25 WIB
Impian Timnas Swiss untuk meraih trofi Piala Dunia 2026 akhirnya pupus usai takluk 1-3 dari Argentina pada babak perempat final yang digelar di Kansas City Stadium, Minggu (12/7/2026) pagi WIB. (Sumber: AP Photo/Ashley Landis)
Impian Timnas Swiss untuk meraih trofi Piala Dunia 2026 akhirnya pupus usai takluk 1-3 dari Argentina pada babak perempat final yang digelar di Kansas City Stadium, Minggu (12/7/2026) pagi WIB. (Sumber: AP Photo/Ashley Landis)

Perjalanan impresif Swiss di Piala Dunia 2026 harus berakhir di babak perempat final. Sempat memaksa Argentina bermain hingga extra time, Swiss akhirnya kalah 1-3 dan gagal mengamankan tiket ke semifinal.

 

PERJALANAN mengejutkan Timnas Swiss di Piala Dunia FIFA 2026 resmi berakhir.

Tim asuhan Murat Yakin harus mengakui keunggulan juara bertahan Argentina dengan skor 1-3 setelah melalui babak perpanjangan waktu dalam laga perempat final di Kansas City Stadium, Minggu (12/7) WIB.

Sempat memberikan perlawanan sengit selama 90 menit, Swiss akhirnya tumbang akibat kehilangan satu pemain dan kebobolan dua gol pada extra time.

 

Bangkit Setelah Tertinggal

Swiss mengawali pertandingan dengan tekanan besar setelah kebobolan cepat pada menit ke-10.

Alexis Mac Allister membawa Argentina unggul memanfaatkan assist Lionel Messi.

Meski tertinggal, Swiss tidak kehilangan ketenangan.

Mereka terus membangun serangan dan meningkatkan intensitas permainan pada babak kedua.

Usaha tersebut membuahkan hasil ketika Dan Ndoye sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-67, menghidupkan kembali harapan Swiss untuk melangkah ke semifinal.

 

Kartu Merah Embolo Jadi Titik Balik

Momentum Swiss berubah drastis setelah Breel Embolo menerima kartu kuning kedua karena dianggap melakukan diving.

Bermain dengan 10 pemain membuat Swiss dipaksa bertahan menghadapi gelombang serangan Argentina.

Meski kalah jumlah pemain, lini belakang Swiss tampil luar biasa disiplin.

Gregor Kobel bersama Manuel Akanji dan Nico Elvedi berkali-kali menggagalkan peluang Argentina sehingga skor 1-1 bertahan hingga waktu normal berakhir.

 

Pertahanan Swiss Akhirnya Runtuh

Memasuki babak tambahan, Swiss tetap menunjukkan semangat juang tinggi meski tenaga para pemain mulai terkuras.

Mereka bahkan beberapa kali mampu meredam tekanan La Albiceleste.

Namun, ketangguhan pertahanan Swiss akhirnya runtuh pada babak kedua extra time.

Julian Alvarez mencetak gol melalui tendangan keras dari luar kotak penalti yang gagal dijangkau Gregor Kobel.

Saat Swiss mencoba mengejar ketertinggalan, Argentina justru menambah gol lewat Lautaro Martinez pada masa injury time.

Gol tersebut memastikan kemenangan 3-1 sekaligus mengakhiri perjuangan Swiss di Piala Dunia 2026.

 

Langkah Terhenti, Swiss Tetap Tinggalkan Kebanggaan

Kekalahan ini membuat Swiss gagal mengulang pencapaian terbaik mereka dengan menembus semifinal Piala Dunia.

Meski demikian, perjalanan mereka sepanjang turnamen layak mendapat apresiasi.

Swiss tampil konsisten sejak fase grup, kemudian menyingkirkan Aljazair di babak 32 besar dan mengalahkan Kolombia melalui adu penalti pada babak 16 besar.

Mereka juga mampu memaksa Argentina bermain hingga 120 menit meski harus mengakhiri pertandingan dengan 10 pemain.

Sementara itu, kemenangan ini mengantarkan Argentina ke semifinal untuk menghadapi Inggris dalam duel dua kekuatan besar sepak bola dunia.

Bagi Swiss, kegagalan ini menjadi akhir dari perjalanan yang penuh perjuangan sekaligus modal berharga untuk menatap turnamen-turnamen internasional berikutnya. (*)

Editor : Petrus
#mimpi swiss pupus #hentikan langkah #argentina #perempat final #piala dunia 2026