Resmi! FIFA Tetapkan Tiga Negara Tuan Rumah Utama Piala Dunia 2030

Petrus • Dipublikasikan Rabu, 22 Juli 2026 | 19:29 WIB
Federasi Sepak Bola Internasional atau FIFA berencana membahas perihal kemungkinan tambahan jumlah negara peserta untuk Piala Dunia 2030 nanti. Perihal itu diungkapkan langsung Presiden FIFA, Gianni Infantino. (Sumber: equalizersoccer.com)
Presiden FIFA, Gianni Infantino. FIFA resmi menetapkan Spanyol, Portugal, dan Maroko sebagai tuan rumah utama Piala Dunia 2030. Turnamen edisi spesial 100 tahun ini akan menjadi yang pertama digelar di tiga benua dengan enam negara penyelenggara. (Sumber: equalizersoccer.com)

PIALA Dunia 2026 memang baru saja berakhir dengan Spanyol keluar sebagai juara usai mengalahkan Argentina 1-0 di partai final.

Namun, perhatian dunia sepak bola kini mulai tertuju pada Piala Dunia 2030 yang dipastikan menghadirkan sejarah baru.

FIFA telah menetapkan Spanyol, Portugal, dan Maroko sebagai tiga tuan rumah utama turnamen edisi ke-24 yang sekaligus menjadi perayaan 100 tahun Piala Dunia.

Ajang ini juga akan menjadi Piala Dunia pertama yang digelar di enam negara dan tiga benua.

 

Spanyol, Portugal, dan Maroko Jadi Tuan Rumah Utama

FIFA secara resmi menunjuk Spanyol, Portugal, dan Maroko sebagai penyelenggara utama Piala Dunia 2030.

Ketiga negara tersebut akan menjadi lokasi mayoritas pertandingan, termasuk fase grup, babak gugur, hingga partai final.

Penunjukan ini juga menjadi kali pertama Piala Dunia diselenggarakan bersama oleh negara-negara dari dua benua berbeda, yakni Eropa dan Afrika.

Kolaborasi tersebut dinilai sebagai simbol persatuan sekaligus memperluas jangkauan turnamen sepak bola terbesar di dunia.

Berdasarkan rancangan jadwal FIFA, laga pembukaan utama akan berlangsung pada 13-14 Juni 2030, sedangkan final dijadwalkan digelar pada 21 Juli 2030.

 

Piala Dunia 2030 Rayakan 100 Tahun Turnamen

Selain menghadirkan format lintas benua, Piala Dunia 2030 juga menjadi edisi spesial karena menandai satu abad sejak turnamen pertama digelar pada 1930.

Sebagai bagian dari perayaan tersebut, FIFA menetapkan Uruguay, Argentina, dan Paraguay sebagai tuan rumah pertandingan pembuka seremonial yang akan berlangsung pada 8-9 Juni 2030.

Setelah tiga pertandingan tersebut selesai dimainkan, seluruh rangkaian kompetisi akan dipindahkan ke tiga tuan rumah utama, yakni Spanyol, Portugal, dan Maroko.

 

Uruguay, Argentina, dan Paraguay Punya Peran Bersejarah

Keputusan FIFA melibatkan tiga negara Amerika Selatan bukan tanpa alasan.

Uruguay dipilih sebagai penghormatan karena menjadi tuan rumah Piala Dunia pertama pada 1930 sekaligus juara edisi perdana.

Argentina mendapat kehormatan sebagai negara yang menjadi finalis pada turnamen pertama, sementara Paraguay dipilih karena menjadi markas CONMEBOL, konfederasi sepak bola tertua yang telah ada sejak awal sejarah Piala Dunia.

Dengan skema tersebut, Piala Dunia 2030 akan menjadi turnamen pertama yang digelar di enam negara berbeda dan melintasi tiga benua, yakni Eropa, Afrika, dan Amerika Selatan.

 

Enam Negara Lolos Otomatis, 42 Tiket Masih Diperebutkan

Sebagai negara penyelenggara, enam tim dipastikan lolos otomatis ke putaran final Piala Dunia 2030, yaitu Spanyol, Portugal, Maroko, Uruguay, Argentina, dan Paraguay.

Sementara itu, 42 slot lainnya akan diperebutkan melalui babak kualifikasi di masing-masing konfederasi dalam beberapa tahun mendatang.

FIFA juga telah menyiapkan skema khusus bagi tim yang memainkan laga pembuka di Amerika Selatan.

Mereka akan memperoleh waktu tambahan untuk perjalanan, pemulihan, dan persiapan sebelum melanjutkan pertandingan grup berikutnya di Eropa atau Afrika.

Meski saat ini format turnamen tetap menggunakan 48 peserta seperti edisi 2026, FIFA masih membuka peluang untuk mengkaji usulan penambahan jumlah peserta menjadi 64 tim apabila dinilai layak diterapkan pada Piala Dunia 2030. (*)

Editor : Petrus
piala dunia 2030 tiga negara tuan rumah fifa resmi