PALANGKA RAYA–Menteri ESDM sekaligus Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa Musyawarah Daerah (Musda) XI Golkar Kalimantan Tengah harus menjadi momentum konsolidasi untuk menaikkan jumlah kursi Golkar pada pemilu berikutnya.
Hal itu disampaikannya saat membuka Musda di Swiss-Belhotel Danum Palangka Raya, Sabtu (29/11/2025).
Dalam arahannya, Bahlil menekankan bahwa ukuran keberhasilan kepengurusan partai bukan hanya pada jabatan kepala daerah, tetapi kemampuan menambah kursi legislatif di semua tingkatan.
“Target kita ke depan adalah menaikkan kursi partai. Kalau hari ini 102, maka ke depan harus naik jadi 103,ke depanya lgi 104,105. Yang penting kursi naik, itu ukuran keberhasilan,” tegasnya.
Ia meminta struktur Golkar Kalteng melakukan pembenahan organisasi secara menyeluruh, terutama di kecamatan dan desa sebagai garda terdepan pemenangan.
Menurutnya, kemenangan partai ditentukan oleh soliditas struktur terbawah.
“Tongkat pertarungan itu ada di kecamatan dan desa. Jika pengurus di bawah tidak aktif, segera lakukan rehabilitasi. Tanpa itu, sulit menaikkan kursi,” ujar Bahlil.
Bahlil juga mengingatkan bahwa Musda tidak hanya menjadi ajang pemilihan ketua, tetapi forum untuk merumuskan strategi pemenangan yang konkret.
“Silakan susun program kerja yang realistis. Konsolidasi harus jalan, kaderisasi harus diperkuat. Golkar itu karya-kekaryaan, jadi harus ambil bagian dalam kerja-kerja nyata,” katanya.
Musda XI Golkar Kalteng digelar 29–30 November 2025 dan menjadi forum strategis untuk menentukan arah organisasi serta kepemimpinan Golkar di Kalimantan Tengah pada periode mendatang. (*rif)
Editor : Agus Pramono