Meski Lewandowski tampil luar biasa musim lalu dengan mencetak 42 gol, Barcelona sadar bahwa usia tak bisa dibohongi.
Musim 2025/2026 diperkirakan masih akan mengandalkan Lewandowski sebagai ujung tombak, namun Blaugrana tak ingin terlalu bergantung pada trio Lewandowski–Raphinha–Lamine Yamal, seperti musim lalu.
Kehadiran Marcus Rashford sebagai pemain pinjaman dari Manchester United menjadi langkah awal, namun tidak cukup untuk jangka panjang. Maka, proyek regenerasi lini depan pun mulai dijalankan dengan serius.
Tiga Nama di Radar Barcelona
1. Erling Haaland (Manchester City) Nama besar yang paling mencuri perhatian. Musim lalu Haaland mencetak 22 gol liga, namun kontribusinya dalam membangun permainan dinilai minim.
Ia hanya mencatatkan 3 assist dan total 381 umpan rendah, paling sedikit di antara pemain City yang tampil lebih dari 1.350 menit. Meski begitu, ketajamannya di kotak penalti tetap menakutkan.
2. Julian Alvarez (Atletico Madrid) Setelah hengkang dari Manchester City, Alvarez berkembang pesat di Atletico. Ia tampil aktif dalam skema permainan dengan 966 umpan, 17 gol, dan 4 assist. Alvarez menunjukkan keseimbangan antara mobilitas dan efektivitas di lini depan.
3. Alexander Isak (Newcastle United) Di antara ketiganya, Isak dinilai sebagai sosok paling komplet. Ia mencetak 23 gol liga, menyumbang 6 assist, dan mencatatkan kontribusi gol 0,95 per 90 menit.
Tak hanya tajam, Isak juga terlibat dalam 689 umpan, menunjukkan kemampuan bermain sebagai finisher sekaligus kreator. Gaya mainnya dianggap sangat cocok dengan filosofi permainan Barcelona yang menuntut striker aktif dalam build-up.
Dengan perpaduan teknik, kecerdikan, dan fleksibilitas, Alexander Isak dianggap sebagai kandidat paling ideal untuk menggantikan peran Lewandowski di Camp Nou.
Ia punya semua yang dibutuhkan untuk menjadi tulang punggung baru Barcelona tajam di depan gawang, lincah dalam kombinasi serangan, dan mampu beradaptasi dengan gaya tiki-taka modern.
Meski belum ada pendekatan resmi hingga saat ini, kabarnya Barcelona akan mulai bergerak pada tahun 2026 mendatang. Semuanya tergantung pada kondisi Lewandowski: apakah ia akan pensiun, atau mengalami penurunan performa drastis.
Siapakah yang akan menjadi juru gedor baru Barcelona? Haaland si predator, Alvarez si dinamis, atau Isak si komplet? Kita tunggu langkah selanjutnya dari Camp Nou. (*cha)